Laskar Pejuang Subuh SDN 2 Kuripan Selatan.

Lombok Barat, Mediajurnalindoneaia.id – SDN 2 Kuripan Selatan bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kuripan Selatan, yang di bawah Yayasan Naja Qur’an Center menggelar program Laskar Pejuang Subuh (PeSu), Sabtu (20/12/2025) dini hari. Kegiatan berlangsung di Dusun Tunggu Lawang, Desa Kuripan Selatan, Kecamatan Kuripan, Lombok Barat, NTB.

Program Laskar PeSu dibuka dengan salat Subuh berjamaah di Masjid Nurul Haq Tunggu Lawang. Ratusan jamaah memadati masjid hingga halaman sekitar. Hadir pejabat Dinas Pendidikan Lombok Barat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan guru, siswa SDN 2 Kuripan Selatan, serta masyarakat setempat.

Laskar PeSu digagas Kepala SDN 2 Kuripan Selatan Khairil Amri, S.Pd. Kegiatan kali ini menghadirkan Al-Hafizh Muhammad Naja Hudia Afifurrahman Agustian, bersama rombongan Yayasan Naja Qur’an Center.

Usai salat Subuh, jamaah menyimak tausiyah motivasi dari ayahanda Naja, Agustian Hidayatullah. Ia mengisahkan perjuangan sang anak yang lahir prematur dan divonis dokter mengalami cerebral palsy (kelumpuhan otak).

“Naja berhasil menghafal 30 juz al-Qur’an dalam waktu 10 bulan, dengan cara mendengarkan audio bacaan al-Qur’an,” tutur Agustian di hadapan jamaah.

Usai dari masjid Nurul Haq, kegiatan kemudian berlanjut ke SDN 2 Kuripan Selatan, seiring agenda pembagian rapor siswa.

Dalam sambutannya, Kepala SDN 2 Kuripan Selatan Khairil Amri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir sejak dini hari.

“Program ini sudah kami rintis sejak enam tahun lalu bersama masyarakat. Subuh berjamaah jadi ruang membangun karakter siswa dan lingkungan. Mudah-mudahan terus berjalan sampai saya pensiun,” ucap Khairil.

Ia juga menyinggung penerapan tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang digagas Presiden Prabowo Subianto, mulai dari bangun pagi, beribadah, makan bergizi, olahraga, belajar rajin, bermasyarakat, hingga tidur cepat.

“Tema kegiatan kali ini mengangkat penguatan iman dan pembentukan generasi unggul -Pagi Sehat, Iman Kuat, Generasi Hebat,” katanya.

Sementara Kepala Seksi Peserta Didik Dinas Pendidikan Lombok Barat, Ahmad, S.Pd., menilai Laskar PeSu sebagai inovasi pendidikan berbasis karakter. Ia menyebut kegiatan itu layak dikembangkan secara lebih luas.

“Dari sini bisa menyebar ke Sekotong, Narmada, Gunungsari, hingga Batu Layar. Ini terobosan luar biasa yang belum pernah muncul dari sekolah lain,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Yayasan Naja Qur’an Center, H. Taufiq Azhar, menyampaikan harapan agar Kuripan Selatan menjadi wilayah penuh keberkahan melalui semangat al-Qur’an. Ia juga menjelaskan peran SPPG yang rutin menyalurkan makanan bergizi, melalui program MBG ke sekolah-sekolah di wilayah Kuripan.

“Kami bersyukur bisa berbagi motivasi dan manfaat. Semoga adik-adik tumbuh sebagai generasi al-Qur’an, membawa keberkahan bagi kampung dan lingkungan,” harap Taufiq.

Rangkaian acara di SDN 2 Kuripan Selatan ditutup dengan sarapan bersama. Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) disiapkan SPPG Kuripan Selatan untuk siswa, guru, dan tamu undangan. (Red/Ramli Mji)