Lombok Tengah.mediajurnalindonesia.id. Kejaksaan Negeri Lombok Tengah berhasil mengamankan uang negara senilai Rp1,4 miliar dari hasil kejahatan korupsi para koruptor di Lombok Tengah. Uang hasil sitaan tersebut akan dikembalikan ke Kas Negara untuk pembangunan daerah.
Kepala Kejaksaan Negeri Loteng Dr. Putri Ayu Wulandari, S.H., M.H. menyebut total dana pemulihan kerugian negara mencapai Rp1.406.049.997. Capaian itu hasil dari strategi Asset Recovery atau perampasan aset koruptor.
Dengan menyetorkannya kembali ke Kas Negara, kami memastikan setiap rupiah yang dikorupsi akan kembali menjadi aspal jalan, bangunan sekolah, atau layanan kesehatan,” kata Putri dalam jumpa pers, di dampingi Kasi Intel, Kasi Pidsus, Kasi Datun di Kejari Loteng, Selasa (5/5/2026)
Ditegaskan Putri Ayu, dari 3 Koruptor yang disita hasil korupsinya yang nilainya mencapai Rp1,4 M tersebut antara lain :
1.Kasus Korupsi RSUD Praya 2017-2020. Terpidana dr. Muzakir Langkir, aset tanah dan bangunan di Desa Puyung dilelang April 2026 Hasil Rp771.451.000, sudah masuk Kas Negara.
2.Kasus Korupsi Jalan Akses Gunung Tunak 2017 Terpidana Fikhan Sahidu Uang pengganti Rp333.598.997 dititipkan di Rekening Pemerintah Lainnya (RPL) Kejari Loteng pada Bank BRI.Status Perkara sudah berkekuatan hukum tetap di Mahkamah Agung.
3.Kasus Korupsi Puskesmas Batu Jangkih 2021 Terdakwa Inisial A Uang pengganti Rp300.000.000 – dititipkan di Rekening Pemerintah Lainnya ( RPL) Kejari Loteng pada Bank BRI, perkara status masih proses penuntutan di PN Tipikor
Putri menegaskan, dua titipan uang pengganti di RPL BRI akan segera disetor resmi ke Kas Negara. Apa yang dilakukan ini merupakan langkah pengawalan Asta Cita ke-7 Presiden Prabowo soal pemberantasan korupsi.
“Kami tidak hanya melakukan penindakan, Kejari Loteng juga fokus pada pencegahan” ujar Putri.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi Intelijen Kejari Loteng, Alfa Dera menyatakan, akan terus berupaya untuk menutup celah birokrasi rawan korupsi, sedangkan Seksi Datun mendampingi Pemda lewat bantuan hukum.
“Ini uang rakyat kami mohon dukungan masyarakat untuk terus mengawal kinerja kami,” tutup Kasi Intel.(Ftr).

Tinggalkan Balasan