Jakarta, Mediajurnalindonesia.id – Dunia literasi Islam Indonesia kembali diperkaya dengan hadirnya sebuah karya penting dari kader muda Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI). Toni Jagat Galih, seorang aktivis dan penulis muda NWDI, resmi meluncurkan bukunya yang berjudul “Moderasi Beragama Nahdlatul Wathan: Implementasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama Nahdlatul Wathan.”

​Peluncuran buku ini disambut hangat oleh kalangan akademisi, mahasiswa, dan khususnya warga Nahdlatul Wathan (NW) dan NWDI. Buku ini menyingkap secara mendalam konsep dan praktik moderasi beragama dari perspektif tradisi pendiri NW, Tuan Guru Kyai Haji (TGKH.) Muhammad Zainuddin Abdul Madjid (4/12/2025).

​Buku setebal ratusan halaman ini mengupas bagaimana nilai-nilai tawasuth (moderat), tasamuh (toleran), tawazun (seimbang), dan tidal (adil) menjadi landasan utama dalam wadah pengkaderan umat Islam yang didirikan oleh Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.

​Toni Jagat Galih menunjukkan bahwa pendekatan historis dan analisis pemikiran dalam buku ini mempertegas bahwa semangat moderasi beragama telah tertanam kuat dalam visi, misi, dan gerakan dakwah Nahdlatul Wathan sejak masa awal pendiriannya.

​”Penulis mengaitkan nilai-nilai tersebut dengan konteks kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia, menunjukkan bahwa ajaran moderat bukanlah hal baru, melainkan warisan luhur ulama dan pendiri NWDI, NBDI dan NW,” demikian salah satu kutipan penting dari sinopsis buku tersebut.

​Buku ini diharapkan dapat menjadi sumber referensi penting bagi akademisi dan mahasiswa untuk memahami bagaimana ajaran Islam dapat dijalankan secara damai, toleran, dan selaras dengan nilai-nilai kebangsaan Indonesia.

​Kehadiran karya Toni Jagat Galih ini semakin memperkuat kontribusi kader muda NWDI dalam kancah pemikiran keagamaan nasional, terutama dalam membumikan konsep Islam rahmatan lil alamin (Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam) di tengah masyarakat majemuk Indonesia. (Red)