Lombok Utara, Mediajurnalindonesia.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN PMD) Universitas Mataram (Unram) tahun 2025 yang ditempatkan di Desa Menggala menginisiasi kembali pengaktifan green house desa yang telah lama tidak berfungsi.
Ketua Kelompok KKN, Muhamad Hawari mengatakan, program ini menjadi salah satu upaya konkret mahasiswa dalam mendukung penguatan ketahanan pangan sekaligus edukasi pertanian di tingkat desa.
“Revitalisasi green house ini kami lakukan agar fasilitas desa yang sudah ada dapat kembali dimanfaatkan secara optimal. Kami berharap green house ini tidak hanya menghasilkan komoditas hortikultura, tetapi juga menjadi media pembelajaran pertanian bagi masyarakat Desa Menggala,” ujar Hawari, Minggu (1/2/2026).
Hawari menyebutkan, Green house berukuran 8 x 15 meter tersebut dibangun pada 2022 dan sempat dimanfaatkan untuk budidaya cabai. Namun, akibat minimnya perawatan, aktivitas pertanian di dalamnya terhenti sehingga fasilitas tersebut tidak lagi dimanfaatkan secara optimal.
“Melihat kondisi itu, kami mahasiswa KKN PMD Unram 2025 menilai perlu adanya langkah revitalisasi agar aset desa yang telah dibangun tidak terbengkalai,” katanya.
Menurutnya, revitalisasi dilakukan melalui kerja bersama mahasiswa dengan membersihkan area green house, menata ulang lahan, serta memperbaiki sejumlah bagian bangunan yang sudah tidak layak digunakan.
“Setelah proses penyiapan lahan selesai, green house kembali difungsikan dengan penanaman berbagai komoditas hortikultura, seperti cabai, terong, dan tomat,” ungkapnya.
Ia berharap Komoditas yang ditanam tidak hanya berkontribusi terhadap ketersediaan pangan desa, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran praktik budidaya bagi masyarakat setempat. Melalui keterlibatan langsung dalam proses penanaman dan perawatan, warga diharapkan memperoleh pengetahuan mengenai teknik pertanian yang lebih baik dan berkelanjutan.
“Ke depan, green house Desa Menggala direncanakan akan dikembangkan sebagai kampung edukasi pertanian sekaligus balai percontohan ketahanan pangan desa. Konsep ini memungkinkan masyarakat, pelajar, dan kelompok tani memanfaatkan green house sebagai ruang belajar bersama terkait teknik budidaya, pengelolaan lingkungan pertanian yang berkelanjutan, serta diversifikasi tanaman pangan,” pungkasnya.
Program revitalisasi yang diinisiasi mahasiswa KKN PMD Unram 2025 tersebut diharapkan menjadi langkah awal lahirnya inovasi desa di bidang pertanian dan semakin memperkuat kemandirian pangan Desa Menggala.(Ramli)

Tinggalkan Balasan