
Lembar, Mediajurnalindonesia.id– PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Lembar memastikan seluruh layanan penyeberangan dari dan menuju Pelabuhan Lembar, Lombok, tetap berjalan normal meskipun wilayah perairan setempat dilanda cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir.
ASDP menegaskan bahwa prinsip safety first menjadi prioritas utama. Karena itu, monitoring cuaca dilakukan secara ketat dengan koordinasi intensif bersama instansi terkait.
General Manager ASDP Lembar, Handoyo Priyanto, menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ada penundaan pelayanan penyeberangan.
“Kami mengoperasikan 17 kapal dari total 26 unit. Dua di antaranya merupakan kapal milik ASDP, sementara 15 kapal lainnya milik swasta dari 12 perusahaan pelayaran,” ujar Handoyo kepada awak media, Senin (24/11/2025).
Koordinasi Ketat Dengan BMKG, KSOP, dan BPTD
Untuk mengantisipasi potensi dampak buruk cuaca, ASDP Lembar menerapkan protokol keselamatan yang ketat. Koordinasi intensif terus dilakukan bersama BMKG, KSOP, serta BPTD.
“Kami selalu memantau kondisi cuaca. Hingga saat ini, alhamdulillah pelayanan masih berjalan normal, namun monitoring tetap kami perketat,” katanya.
Keputusan Berlayar Bergantung pada Keselamatan
Meskipun pelayanan masih normal, ASDP menegaskan akan mengambil tindakan tegas jika kondisi cuaca memburuk.
“Apabila cuaca ekstrem atau tidak memungkinkan untuk berlayar, kami akan melakukan penundaan sementara,” tegas Handoyo.
Menurutnya, evaluasi kondisi cuaca dilakukan bahkan sebelum kapal meninggalkan dermaga.
“Sebelum berlayar, kami lakukan monitoring. Bila kondisi kurang baik, kapal tidak akan diberangkatkan. Jangan sampai terjadi hal yang membahayakan di tengah pelayaran,” jelasnya.
Protokol untuk Perubahan Cuaca Mendadak
Jika terjadi perubahan cuaca secara tiba-tiba saat kapal sedang dalam perjalanan, ASDP juga telah menyiapkan langkah mitigasi.
“Dalam kondisi cuaca ekstrem mendadak, nakhoda dapat diarahkan untuk kembali ke pelabuhan asal. Kami tidak memaksakan kapal berlayar dalam situasi buruk,” tegasnya.
Handoyo memastikan bahwa keselamatan penumpang dan kelancaran logistik tetap menjadi fokus utama ASDP Lembar.
“Safety first. Keselamatan adalah nomor satu bagi kami,” tutupnya. (Ramli Mji)

Tinggalkan Balasan