Lombok Barat, Mediajurnalindonesia.id – Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 di MAN Lombok Barat yang dilaksanakan menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) berlangsung lancar, tertib, dan kondusif. Hingga memasuki hari keempat pelaksanaan, seluruh peserta didik dapat mengikuti asesmen sesuai jadwal yang telah ditetapkan tanpa kendala berarti.
Penerapan CBT pada ASAS tahun ini menjadi bagian dari komitmen MAN Lombok Barat dalam mendukung transformasi digital di bidang pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas layanan evaluasi pembelajaran yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel.
Kepala MAN Lombok Barat, H. Kemas Burhan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan asesmen berjalan sesuai harapan. Berbagai unsur madrasah menunjukkan sinergi dan kesiapan yang baik sehingga seluruh tahapan asesmen dapat terlaksana dengan lancar.
“Alhamdulillah, hingga hari keempat pelaksanaan, ASAS Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 berjalan tertib dan lancar. Beberapa kendala teknis yang sempat muncul dapat segera diatasi oleh tim teknis sehingga tidak mengganggu jalannya asesmen secara keseluruhan,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan asesmen tidak hanya ditentukan oleh kesiapan infrastruktur teknologi, tetapi juga oleh kedisiplinan peserta didik serta kerja sama seluruh warga madrasah.
Ia mengapresiasi panitia, guru pengawas, operator, teknisi, tenaga kependidikan, dan seluruh peserta didik yang telah berperan aktif dalam menjaga kelancaran pelaksanaan asesmen.
“Semoga hasil asesmen ini dapat memberikan gambaran yang objektif mengenai capaian kompetensi peserta didik sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas pembelajaran di masa yang akan datang,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia ASAS Genap yang juga Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Agus Setiyono, S.E., M.M., menjelaskan bahwa panitia telah melakukan berbagai persiapan secara matang sebelum pelaksanaan asesmen dimulai. Persiapan tersebut meliputi penyusunan jadwal, sinkronisasi sistem CBT, simulasi pelaksanaan, hingga penyiapan tim teknis yang bertugas mengantisipasi berbagai kemungkinan kendala di lapangan.
Menurut Agus, kesiapan yang dilakukan sejak awal menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan asesmen berbasis digital tersebut.
“Secara umum pelaksanaan ASAS berjalan sesuai perencanaan. Jika ada kendala yang muncul, sifatnya hanya teknis dan dapat segera ditangani. Dengan koordinasi yang baik antara panitia, pengawas, operator, dan teknisi, peserta didik tetap dapat mengikuti asesmen dengan nyaman,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menilai penggunaan CBT memberikan berbagai manfaat, mulai dari efisiensi pelaksanaan, kemudahan pengelolaan soal, hingga percepatan pengolahan hasil asesmen yang nantinya akan membantu guru dalam melakukan analisis capaian belajar peserta didik.
“CBT menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung digitalisasi pendidikan di madrasah. Selain memudahkan proses pelaksanaan ujian, sistem ini juga meningkatkan efektivitas dan akurasi pengolahan hasil belajar peserta didik,” ungkap Agus.
Selama pelaksanaan asesmen, suasana ruang ujian terpantau kondusif. Para peserta didik mengikuti seluruh mata pelajaran dengan penuh keseriusan dan tanggung jawab. Dukungan perangkat teknologi yang memadai serta kesiapsiagaan tim teknis turut menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pelaksanaan asesmen.
Pihak madrasah juga terus melakukan monitoring dan evaluasi harian guna memastikan seluruh tahapan ASAS dapat berlangsung optimal hingga hari terakhir. Tim teknis tetap disiagakan untuk memberikan respons cepat apabila ditemukan kendala selama proses asesmen berlangsung.
Dengan pelaksanaan yang berjalan lancar hingga hari keempat, MAN Lombok Barat optimistis seluruh rangkaian ASAS Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Keberhasilan ini sekaligus mempertegas komitmen madrasah dalam menghadirkan sistem evaluasi pembelajaran yang modern, transparan, dan berkualitas sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi peserta didik. (Ramli***)

Tinggalkan Balasan