Mataram, Mediajurnalindonesia.id – Pengurus Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) menggelar Turnamen ORADO Cup NTB 2026 di Meekow Caffe, Kota Mataram, Sabtu-Minggu (25–26 Juli 2026). Turnamen yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti 64 peserta dari berbagai komunitas, organisasi, dan daerah di Provinsi NTB.
Ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi bagi para pecinta olahraga domino, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kualitas atlet. Sebagai cabang olahraga yang telah diakui secara resmi, domino menuntut kemampuan berpikir strategis, konsentrasi tinggi, ketelitian, kemampuan analisis, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumbawa Barat, Hairil W. Zakaria, mengatakan keikutsertaan kontingen PWI NTB dalam turnamen tersebut merupakan bagian dari program pembinaan sekaligus persiapan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 yang akan diselenggarakan di Provinsi Lampung.
“Turnamen ini menjadi bagian dari persiapan PWI NTB menuju Porwanas 2027. Dari PWI NTB diturunkan delapan pasangan atlet yang berasal dari berbagai daerah. Perwakilan Pulau Sumbawa terdiri atas pasangan Hardoni–Darwis, Abu Sofyan–Sahril, Abdul Rozak–Dendi, serta Hairil W. Zakaria–Iwan Fardiansyah,” ujar Hairil.
Menurutnya, keikutsertaan para wartawan dalam turnamen ORADO menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pengalaman bertanding sekaligus memperkenalkan olahraga domino di kalangan insan pers.

“Selain meningkatkan kemampuan atlet, turnamen ini juga mempererat hubungan antarsesama insan media dengan berbagai komunitas dan organisasi. Apalagi regulasi yang akan digunakan pada Porwanas mengacu pada peraturan resmi ORADO, sehingga kompetisi ini menjadi ajang pemanasan yang sangat penting,” katanya.
Pada turnamen tersebut, pasangan H. Abu Sofyan dan Sahril yang mewakili PWI NTB dari Pulau Sumbawa berhasil menunjukkan penampilan yang cukup kompetitif. Keduanya sukses melewati babak penyisihan dan melaju hingga babak 16 besar sebelum langkah mereka dihentikan pasangan dari Tim Lapas 02.
Meski belum berhasil melangkah lebih jauh, pencapaian tersebut dinilai menjadi modal berharga dalam meningkatkan pengalaman bertanding menjelang Porwanas 2027.
“Ini menjadi pengalaman yang sangat berarti. Kami tetap optimistis dan akan terus meningkatkan kemampuan agar dapat meraih prestasi terbaik pada Porwanas 2027 di Provinsi Lampung,” ungkap Hairil.
Sementara itu, Pengurus Provinsi ORADO NTB juga telah menjadwalkan pelaksanaan turnamen berikutnya di Kabupaten Sumbawa Barat.
“Insyaallah, pada 21 hingga 25 Agustus 2026, Pengurus Provinsi ORADO NTB akan menggelar Turnamen Federasi Olahraga Domino Nasional di Kabupaten Sumbawa Barat. Kami berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum pembinaan atlet sekaligus semakin memasyarakatkan olahraga domino di NTB,” ujarnya.
Turnamen ORADO Cup NTB 2026 diharapkan menjadi salah satu momentum penting dalam mencetak atlet-atlet domino yang berprestasi, sekaligus memperkuat kesiapan kontingen PWI NTB menghadapi Porwanas 2027 di Provinsi Lampung.(Zak)

Tinggalkan Balasan