Ketua PC HIKMAHBUDHI Lombok Utara, Giri Purwanto.

Lombok Utara, Mediajurnalindonesia.id – Menjelang pelaksanaan Kongres XIII HIKMAHBUDHI yang akan berlangsung pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Ketua PC HIKMAHBUDHI Lombok Utara, Giri Purwanto, mengajak seluruh kader, alumni, dan senior HIKMAHBUDHI dari berbagai daerah di Indonesia untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam forum tertinggi organisasi tersebut sebagai momentum memperkuat kembali persatuan.

Sebagai tuan rumah sekaligus Panitia Pelaksana Kongres XIII HIKMAHBUDHI, PC HIKMAHBUDHI Lombok Utara menilai kongres kali ini memiliki makna historis. Selain bertepatan dengan usia 55 tahun HIKMAHBUDHI, forum ini juga menjadi kesempatan untuk menata kembali soliditas organisasi setelah dinamika yang terjadi pada Kongres XII HIKMAHBUDHI di Jakarta Utara yang berujung pada perpecahan internal.

Giri Purwanto menegaskan bahwa Kongres XIII harus menjadi ruang rekonsiliasi yang mengedepankan semangat kekeluargaan, bukan sekadar arena kontestasi kepemimpinan.

“HIKMAHBUDHI telah memasuki usia 55 tahun. Ini adalah usia yang matang bagi sebuah organisasi. Karena itu, Kongres XIII harus menjadi momentum untuk merajut kembali persatuan, memperkuat persaudaraan, dan mengembalikan HIKMAHBUDHI sebagai rumah bersama bagi seluruh kader dan alumni,” ujar Giri Purwanto, Minggu (26/7/2026).

Mengusung tema “Bakti HIKMAHBUDHI Untuk Ibu Pertiwi”, kongres diharapkan mampu menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang memperkuat kontribusi organisasi terhadap pembangunan bangsa sekaligus memperkokoh kehidupan internal organisasi.

Menurut Giri, kongres merupakan kedaulatan tertinggi dalam organisasi HIKMAHBUDHI sehingga seluruh elemen memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi. Karena itu, ia mendorong Presidium Pusat HIKMAHBUDHI selaku Steering Committee (SC) agar memastikan seluruh Pengurus Cabang di Indonesia memperoleh undangan tanpa terkecuali.

“Kami berharap Presidium Pusat HIKMAHBUDHI sebagai Steering Committee dapat mengundang seluruh Pengurus Cabang yang jumlahnya kurang lebih 33 cabang di Indonesia. Kongres akan semakin bermartabat apabila seluruh cabang diberikan ruang yang sama untuk hadir, berdialog, dan menentukan arah organisasi secara demokratis,” katanya.

Ia menambahkan, Kongres XIII tidak boleh hanya dipahami sebagai agenda dua tahunan untuk memilih kepemimpinan baru, melainkan sebagai ruang dialog dan persatuan yang mampu menyatukan kembali seluruh elemen HIKMAHBUDHI.

“Kami mengajak seluruh senior, alumni, dan kader HIKMAHBUDHI di mana pun berada untuk hadir di NTB. Mari kita tinggalkan sekat-sekat yang pernah memisahkan, membuka ruang dialog yang sehat, dan bersama-sama menjaga persatuan organisasi. HIKMAHBUDHI hanya akan menjadi besar apabila seluruh kader bersedia bergandengan tangan membangun masa depan organisasi dengan semangat persaudaraan dan pengabdian kepada bangsa,” tutup Giri Purwanto.(Red)