Lombok Barat, Mediajurnalindonesia.id -Sinergi antara Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) dan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kembali diwujudkan melalui penyaluran Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bagi penyandang disabilitas. Melalui Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat, bantuan yang bersumber dari UPT Kemensos Sentra Paramita disalurkan kepada 25 penyandang disabilitas yang tersebar di enam kecamatan di wilayah Lombok Barat.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Bupati Lombok Barat bersama Kepala Dinas Sosial Lombok Barat sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung inklusivitas sosial serta pemberdayaan kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas.

Sebanyak 25 penerima manfaat berasal dari sejumlah desa dan kelurahan, di antaranya Desa Gunungsari, Banyu Urip, Lembar, Kediri, Gelangsar, Kediri Selatan, Babussalam, Labuhan Tereng, Glogor, Mareje, Sukamakmur, serta Jembatan Kembar.

Dari jumlah tersebut, lima anak penyandang disabilitas menerima bantuan pemenuhan kebutuhan hidup layak yang meliputi kasur, nutrisi, dan paket sembako. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang kualitas hidup serta mendukung kebutuhan dasar anak-anak disabilitas agar dapat tumbuh dan berkembang dengan lebih baik.

Sementara itu, untuk mendorong kemandirian ekonomi, sebanyak 20 penyandang disabilitas lainnya menerima bantuan modal usaha yang disesuaikan dengan potensi dan minat masing-masing penerima. Adapun jenis usaha yang difasilitasi meliputi usaha kelontong sebanyak delapan orang, usaha cukur rambut satu orang, usaha cilok dua orang, usaha ternak kambing dua orang, usaha ternak ayam empat orang, usaha jualan kue satu orang, usaha sembako satu orang, serta usaha pertukangan satu orang.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat, Lalu Winengan, dalam sambutannya menegaskan bahwa bantuan kewirausahaan ini bertujuan untuk memberdayakan penyandang disabilitas agar mampu hidup mandiri dan berdaya di tengah masyarakat.

“Semoga bantuan kewirausahaan bagi penyandang disabilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk menunjang kemandirian mereka. Dengan segala keterbatasan yang ada, penyandang disabilitas tidak boleh diremehkan, karena mereka juga mampu berdaya dan mandiri,” tegas Lalu Winengan.

Pada kesempatan tersebut, Lalu Winengan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Lombok Barat atas dukungan dan komitmen yang terus diberikan dalam memperjuangkan kesejahteraan penyandang disabilitas. Ia turut mengiringi sambutannya dengan pembacaan Surah Al-Fatihah sebagai doa untuk kesehatan dan kelancaran perjuangan Bupati dalam memajukan daerah.

Program ATENSI ini disambut antusias oleh para penerima manfaat. Mahni, salah seorang penerima bantuan asal Kecamatan Lembar, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada pemerintah daerah, khususnya kepada Bupati Lombok Barat.

“Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Semoga Bapak Bupati selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang,” ujarnya.

Melalui penyaluran Program ATENSI ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan lingkungan yang inklusif dan berkeadilan, di mana penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang setara untuk mengembangkan potensi diri serta berkontribusi secara mandiri dalam pembangunan daerah. (Ramli Mji)