Foto Istimewa/ Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH.

Lombok Utara, Mediajurnalindonesia.id – Malam pergantian tahun kerap identik dengan pesta, kembang api, dan keramaian. Namun, Bupati Lombok Utara mengajak warganya memaknai datangnya Tahun Baru 2026 dengan cara yang berbeda: lebih tenang, religius, dan penuh kepedulian sosial.

Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH, melalui Surat Edaran Nomor 100.342/179/KESRA/2025 tertanggal 24 Desember, mengimbau masyarakat mengisi pergantian tahun dengan doa bersama, ibadah, serta empati kepada sesama, khususnya saudara-saudara yang masih terdampak bencana.

Momentum tahun baru dinilai sebagai waktu yang tepat untuk refleksi dan memperkuat solidaritas sosial. Imbauan tersebut juga menyoroti pentingnya menjaga ketertiban umum.

Bupati meminta masyarakat menghindari hura-hura, konvoi kendaraan, pesta minuman beralkohol, narkoba, serta penggunaan petasan dan kembang api yang kerap memicu kecelakaan dan konflik.

Tak hanya masyarakat, pengurus tempat ibadah lintas agama diajak berperan aktif melalui kegiatan keagamaan dan penggalangan dana kemanusiaan. Sementara itu, pemilik usaha hiburan, rumah makan, dan penginapan diminta tetap mematuhi norma hukum, agama, dan adat setempat.

Bupati berharap pergantian tahun 2026 dapat menjadi momentum memperkuat nilai religius dan kebersamaan di tengah masyarakat. “Tahun baru bukan sekadar perayaan, tetapi juga waktu untuk memperbaiki diri dan berbagi dengan sesama,” demikian pesan yang tercermin dalam imbauan tersebut.(AB)