Sumbawa Barat, Mediajurnalindonesia.id – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) periode 2022–2026, Andi Laweng, menyampaikan bahwa pelaksanaan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) tahap II direncanakan berlangsung hingga bulan Juni 2026.

Menurutnya, sejauh ini langkah yang dilakukan KONI KSB bersama seluruh cabang olahraga (cabor) sudah berjalan sangat optimal. Saat ini pihaknya tinggal memaksimalkan kembali persiapan fisik para atlet menjelang ajang Porprov mendatang.

“Pelatda tahap II rencana kita laksanakan sampai bulan Juni. Sejauh ini langkah KONI KSB dan seluruh cabor sudah sangat optimal, tinggal kita genjot kembali,” ujar Andi Laweng,selasa (12/5/26).

Ia menjelaskan, pada Sabtu dan Minggu lalu pihak KONI bersama tim pelatih telah melaksanakan tes kemampuan fisik atlet tahap kedua. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dibanding sebelumnya.

“Alhamdulillah dari potensi fisik ada peningkatan. Awalnya target hanya tiga tingkat yang harus dipenuhi, namun kemarin sudah ada atlet yang mencapai level 11. Artinya tinggal satu tahap lagi untuk terus kita genjot agar kondisi fisik atlet bisa maksimal,” jelasnya.

Terkait dukungan anggaran Pelatda, Andi Laweng mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya masih terus mengajukan tambahan anggaran sesuai kebutuhan masing-masing cabang olahraga.

Menurutnya, KONI berperan sebagai jembatan penghubung antara pemerintah daerah dengan cabor. Sebagian kebutuhan anggaran cabor telah dipenuhi, sementara sebagian lainnya masih dalam proses pencairan.

“Permintaan seluruh cabor totalnya sekitar Rp12 miliar, namun sejauh ini baru sekitar Rp2 miliar yang terbayarkan kepada cabor,” katanya.

Ia menerangkan, pengajuan anggaran tersebut dibagi dalam tiga klaster pembiayaan, yakni klaster Pelatda, klaster pelaksanaan Porprov, dan klaster pembiayaan sebagai tuan rumah. Dari tiga kebutuhan tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran minimal Rp12 miliar.

“Karena ada 41 cabang olahraga yang harus dipersiapkan,” tambahnya.

Andi Laweng juga menyebutkan bahwa jumlah atlet Kabupaten Sumbawa Barat mengalami peningkatan hingga 40 persen dibanding tahun sebelumnya. Meski demikian, ia menegaskan seluruh cabor memiliki peluang menjadi unggulan, terutama cabang olahraga bela diri dan panahan.
“Semua cabor kita unggulan, termasuk bela diri dan panahan,” ujarnya.

Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, KONI KSB menargetkan mampu membawa Kabupaten Sumbawa Barat masuk lima besar pada ajang Porprov mendatang.“Target kita bisa masuk lima besar dengan capaian seluruh cabor,” tutupnya.(zak)