Ketua DPRD Lombok Utara, Agus Jasmani, S.IP.

Lombok Utara, Mediajurnalindonesia.id – Sebanyak 9.527 siswa di Kabupaten Lombok Utara (KLU), Nusa Tenggara Barat, dipastikan kembali menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) pada tahun ini. Bantuan pendidikan yang menyasar jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA) tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus menekan angka putus sekolah di daerah.

Ketua DPRD Kabupaten Lombok Utara yang juga Sekretaris DPW PKB NTB, Agus Jasmani, S.Ip., mengatakan, besarnya kuota penerima PIP di Lombok Utara merupakan hasil perjuangan melalui jalur aspirasi Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. Lalu Hadrian Irfani. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bukti bahwa perjuangan wakil rakyat di tingkat pusat mulai memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, tahun ini Lombok Utara kembali mendapatkan kuota yang sangat luar biasa, yakni 9.527 beasiswa PIP untuk anak-anak kita di tingkat SD, SMP, dan SMA. Kami atas nama lembaga DPRD dan seluruh masyarakat Lombok Utara mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak H. Lalu Hadrian Irfani,” ujar Agus di ruang kerjanya, Kamis (18/7/2026).

Ia menilai, jumlah penerima yang mencapai ribuan siswa mencerminkan komitmen dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Kehadiran wakil rakyat di DPR RI, kata dia, kini semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Lombok Utara melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

“Jujur saja, baru di periode ini kita betul-betul merasakan kehadiran dan gaung perjuangan DPR RI yang begitu nyata untuk Lombok Utara. Ini bukan sekadar janji, tetapi langsung pembuktian,” katanya.

Agus menjelaskan, Program Indonesia Pintar memiliki peran strategis dalam membantu peserta didik, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu, agar tetap dapat mengenyam pendidikan. Bantuan tersebut tidak hanya meringankan biaya pendidikan, tetapi juga menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga keberlangsungan sekolah anak-anak.

“Mudah-mudahan dengan adanya bantuan beasiswa PIP ini, anak-anak kita semakin semangat dan termotivasi untuk belajar. Beban orang tua murid pun bisa berkurang secara signifikan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta seluruh pemangku kepentingan. Menurut dia, investasi pada sektor pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

Ia berharap Program Indonesia Pintar dapat terus berlanjut dengan cakupan penerima yang semakin luas sehingga lebih banyak siswa yang membutuhkan memperoleh manfaat.

Dengan demikian, program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan akses pendidikan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lombok Utara dalam jangka panjang.(D)