Sumbawa Barat, Mediajurnalindonesia.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Perikanan terus berupaya meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor perikanan budidaya. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mendorong kemandirian pembudidaya ikan melalui program pembuatan pakan mandiri bekerja sama dengan PT ISS Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT).

Program tersebut menyasar Kelompok Gold Fish di Kecamatan Sekongkang dengan tujuan mengurangi ketergantungan terhadap pakan pabrikan yang selama ini menjadi komponen biaya terbesar dalam usaha budidaya ikan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat, Agus Purnawan, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya memberikan pelatihan teknis, tetapi juga membekali para pembudidaya dengan keterampilan dalam mengolah bahan baku lokal dan menyusun formulasi nutrisi yang tepat untuk pakan ikan.

“Kami memberikan keterampilan teknis mulai dari pengolahan bahan baku hingga formulasi nutrisi agar para pembudidaya mampu memproduksi pakan sendiri secara efisien. Kemandirian merupakan kunci keberlanjutan usaha budidaya,” ujar Agus Purnawan kepada wartawan, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, pelatihan yang diberikan tidak sebatas teori, melainkan juga menitikberatkan pada penerapan teknologi sederhana yang mudah diaplikasikan di lapangan. Dengan demikian, para pembudidaya dapat langsung mempraktikkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan efisiensi usaha mereka.

Agus menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta seperti PT ISS AMNT menjadi faktor penting dalam mempercepat transfer teknologi serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang perikanan.

“Kami ingin usaha budidaya ikan di Kabupaten Sumbawa Barat menjadi lebih efisien, produktif, dan memiliki daya saing yang tinggi. Dukungan dunia industri seperti ini sangat membantu dalam meningkatkan kapasitas ekonomi para pembudidaya,” tambahnya.

Program pakan mandiri tersebut mendapat sambutan positif dari para pelaku usaha budidaya di Kecamatan Sekongkang. Mereka berharap kegiatan ini tidak berhenti pada tahap pelatihan, tetapi juga diikuti dengan pendampingan berkelanjutan sehingga hasil produksi budidaya dapat terus meningkat dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Melalui program ini, Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat menegaskan komitmennya dalam memajukan sektor perikanan budidaya melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi tepat guna, serta peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan para pembudidaya dan masyarakat pesisir di Kabupaten Sumbawa Barat.(z)