Lombok Utara, Mediajurnalindonesia.id – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) memberikan penghargaan kepada para pemenang Lomba Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan pada malam Gala Dinner peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Lombok Utara. Penyerahan penghargaan berlangsung di Aula Bupati Lombok Utara, Senin malam (20/7/2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan kelompok nelayan dalam meningkatkan tata kelola organisasi, produktivitas usaha, serta kontribusi sosial kepada masyarakat. Pemerintah daerah berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi kelompok nelayan lain untuk terus berkembang dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Pada ajang tersebut, KUB Genem Gati dari Dusun Teluk, Desa Sukadana, Kecamatan Bayan berhasil meraih Juara I. Kelompok ini merupakan binaan penyuluh perikanan Amrin.

Sementara itu, KUB Geger Gati, yang juga berasal dari Dusun Teluk, Desa Sukadana, Kecamatan Bayan, meraih Juara II. Kelompok yang merupakan binaan penyuluh Amrin tersebut dinilai menunjukkan perkembangan yang signifikan sehingga mampu menempati posisi kedua dalam kompetisi.

Adapun Juara III diraih KUB Laut Harapan dari Dusun Krakas, Desa Gondang, Kecamatan Gangga, yang dibina oleh penyuluh perikanan Hasna.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Perikanan, I Putu Hery Suditha ditemui usai mendampingi kelompok nelayan menerima penghargaan mengatakan, penghargaan tersebut diharapkan mampu meningkatkan semangat kompetisi yang sehat di kalangan kelompok nelayan pada tahun-tahun mendatang.

“Melalui penghargaan ini, kami berharap motivasi kelompok nelayan untuk terus memperbaiki diri semakin kuat. Di sisi lain, para penyuluh juga semakin terdorong memperkuat pembinaan karena kami menyadari bahwa tanpa kemauan dari internal kelompok dan pendampingan yang intensif dari penyuluh, pembangunan sektor perikanan tidak akan mampu meningkatkan kesejahteraan kelompok maupun nelayan,” ujarnya.

Menurut I Putu Hery, keberhasilan penyuluh Amrin mengantarkan dua kelompok binaannya meraih Juara I dan II menjadi bukti pentingnya peran penyuluh dalam mendampingi masyarakat nelayan. Pendekatan pembinaan yang dilakukan dinilai layak menjadi contoh dalam upaya pengembangan kelompok nelayan di daerah lain.

Ia juga mengungkapkan bahwa kelompok-kelompok nelayan berprestasi tidak hanya berhasil meningkatkan kapasitas usahanya, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar.

“Kelompok juara bahkan telah berkontribusi memberikan santunan kepada janda lanjut usia, anak yatim, dan pensiunan nelayan. Dinamika positif seperti ini perlu terus dipelihara dan dikembangkan,” katanya.

Menurutnya, keterlibatan kelompok nelayan dalam kegiatan sosial menjadi bukti bahwa profesi nelayan tidak lagi identik dengan kemiskinan. Sebaliknya, kelompok nelayan mulai menunjukkan peran strategis dalam kehidupan sosial masyarakat.

“Nelayan kini tidak hanya berupaya meningkatkan kesejahteraan anggotanya, tetapi juga mampu berbagi dengan masyarakat di sekitarnya. Hal ini menjadikan kelompok nelayan semakin dihormati dan pada akhirnya mengangkat martabat profesi nelayan sebagai pekerjaan yang membanggakan,” tutupnya.(D)