
Lombok Utara, Mediajurnalindonesia.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus meneguhkan komitmennya sebagai institusi kesehatan yang tak sekadar berfokus pada layanan medis, tetapi juga pada penguatan nilai kemanusiaan, profesionalisme, dan edukasi publik.
Serangkaian kegiatan yang digelar sepanjang Oktober hingga awal November 2025 mencerminkan semangat transformasi pelayanan kesehatan yang holistik dan berkelanjutan.
Pada Senin (3/11/2025), jajaran RSUD Lombok Utara menunjukkan kepedulian sosial dengan berpartisipasi dalam Donor Darah Serentak Seluruh Indonesia, yang merupakan bagian dari peringatan HUT ke-25 Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Unit Pengelola Darah (UPD) ini diikuti dengan antusias oleh pegawai, tenaga kesehatan, serta masyarakat umum. Melalui aksi kemanusiaan tersebut, RSUD KLU berupaya memperkuat ketersediaan stok darah sekaligus menumbuhkan semangat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Masih di hari yang sama, rumah sakit kebanggaan masyarakat Lombok Utara ini juga menyelenggarakan In-House Training bertajuk “Transformasi Pelayanan: Peningkatan Etik dan Hukum Keperawatan Kebidanan.”
Kegiatan yang dibuka oleh Direktur RSUD KLU, drg. Nova Budiharjo, M.M., M.Kes., menghadirkan narasumber Ns. H. Lalu R. Dody Setiawan, SH., MH. Pelatihan ini menekankan pentingnya integritas dan kepatuhan hukum dalam setiap tindakan keperawatan dan kebidanan agar pelayanan kesehatan semakin profesional, aman, dan terpercaya.
Tidak berhenti di situ, RSUD Lombok Utara juga memperlihatkan dukungan penuh terhadap program Istitha’ah Kesehatan Haji 2026. Melalui tim dokter dan paramedis yang kompeten, RSUD KLU memastikan calon jamaah haji menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh mulai dari pemeriksaan fisik, laboratorium, hingga pemeriksaan penunjang seperti EKG dan rontgen guna menjamin keberangkatan yang aman, sehat, dan mabrur.
Dalam upaya meningkatkan kompetensi internal, Komite Keperawatan dan Kebidanan RSUD KLU menggelar Sosialisasi Kredensial Perawat dan Bidan. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap tenaga keperawatan dan kebidanan memiliki izin praktik serta kewenangan klinis sesuai standar profesi, demi memberikan layanan yang aman dan berkualitas bagi pasien.
Selain memperkuat kapasitas tenaga medis, RSUD KLU juga aktif dalam misi edukatif. Melalui Sosialisasi dan Edukasi Penyakit Stroke bersama dr. Rohmania Setiarini, Sp.N., M.Sc., pasien dan keluarga dibekali pemahaman tentang deteksi dini, pencegahan, serta perawatan pascastroke. Edukasi ini diharapkan mampu menekan angka kekambuhan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Momentum penting lainnya adalah peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia 2025 yang digelar dengan tema “Be a Handwashing Hero – Tangan Bersih, Tangan Waspada, Stop Infeksi.”
RSUD KLU mengadakan edukasi enam langkah cuci tangan yang benar serta membagikan hand sanitizer kepada civitas hospitalia, pasien, dan keluarga pasien.
Direktur RSUD KLU, drg. Nova Budiharjo, menegaskan bahwa kebersihan tangan bukan sekadar kebiasaan, tetapi budaya kerja yang harus ditanamkan dalam setiap pelayanan.
“Kita harus menjadikan kebersihan sebagai bagian dari diri kita,” ujarnya.
Di luar lingkungan internal, RSUD KLU juga aktif menjangkau masyarakat. Dalam rangka HUT Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) ke-16 Tingkat Provinsi NTB, tim RSUD KLU turut serta dalam kegiatan bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah di Pantai Impos, Desa Medana.
Kegiatan ini dikawal langsung oleh Kepala Seksi Humas RSUD KLU, H. Syamsudirman, S.Kep., Ners., yang memastikan seluruh layanan berjalan lancar, profesional, dan sesuai standar medis.
Sebelumnya, RSUD KLU juga menjadi tuan rumah Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) 2025 yang diinisiasi Kementerian Kesehatan RI bersama Komisi IX DPR RI. Dengan mengusung topik “Cek Kesehatan Gratis Mendukung Masyarakat Sehat, Bugar, Produktif Menuju Indonesia Emas 2045,” kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pejabat, di antaranya Sekda KLU, Kadis Kesehatan, Direktur Poltekkes Kemenkes Mataram, dan Ketua TP PKK KLU.
Kegiatan GERMAS tersebut menjadi bukti kolaborasi erat antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor kesehatan dalam mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Serangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan wajah baru RSUD Kabupaten Lombok Utara — rumah sakit yang terus berbenah, berinovasi, dan berempati.
Dari peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, penguatan budaya pelayanan, hingga aksi sosial kemanusiaan, RSUD KLU menunjukkan dedikasi tinggi untuk menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat Lombok Utara.(Doel)

Tinggalkan Balasan