Lombok Utara, Mediajurnalindonesia.id — Sektor pariwisata Kabupaten Lombok Utara (KLU) menunjukkan performa positif sepanjang tahun 2025. Dinas Pariwisata (Dispar) KLU mencatat, hingga triwulan keempat tahun ini retribusi pariwisata telah menembus angka Rp 6,4 miliar, atau sekitar 71 persen dari target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp 9 miliar.

Kepala Dinas Pariwisata KLU, Denda Dewi Tresna Budiastuti, mengatakan capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi kebangkitan sektor pariwisata daerah yang sempat melambat dalam beberapa tahun terakhir.

“Alhamdulillah, retribusi pariwisata saat ini tercatat Rp 6,4 miliar. Kami optimistis tren positif ini akan terus berlanjut hingga target Rp 9 miliar tercapai,” ujar Denda di Tanjung, Sabtu (11/10/2025).

Menurut Denda, peningkatan pendapatan daerah dari sektor pariwisata tidak terlepas dari sejumlah langkah pembenahan dan inovasi yang dilakukan pihaknya. Salah satunya melalui perbaikan sistem penarikan retribusi di kawasan Tiga Gili (Trawangan, Meno, dan Air) yang menjadi destinasi unggulan Lombok Utara.

Melalui kerja sama dengan Easybook untuk wisatawan yang datang lewat jalur darat, serta UPP Syahbandar dan operator kapal cepat bagi wisatawan dari Bali, sistem pencatatan kunjungan kini menjadi lebih akurat dan transparan. Upaya ini, kata Denda, penting untuk mencegah potensi kebocoran pendapatan, terutama di tengah keterbatasan jumlah petugas di lapangan.

Selain dari sisi retribusi, performa positif juga terlihat pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Denda menyebut, inovasi di bidang promosi dan digitalisasi layanan turut memperkuat daya saing pariwisata daerah.

Salah satu terobosan yang dilakukan adalah peluncuran Digital Tourism Information Center (TIC) dan logo baru pariwisata Lombok Utara, yang dirancang untuk memperkuat identitas destinasi di pasar wisata nasional maupun internasional. Dispar juga tengah menyiapkan sistem ticketing online sebagai bagian dari transformasi digital sektor pariwisata.

“Kami tidak berhenti di sini. Tahun depan kami akan memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri wisata, meningkatkan kualitas layanan publik, dan memperluas kerja sama strategis dengan berbagai pihak,” tambah Denda.

Dengan berbagai langkah tersebut, Dispar KLU optimistis tren positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun. Pemerintah daerah berharap momentum ini juga akan berkontribusi pada peningkatan kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara, terutama menjelang musim libur akhir tahun.(Doel)