Lombok Utara, Mediajurnalindonesia.id – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Kementerian Pekerjaan Umum memulai langkah pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara.
Pembangunan ini merupakan bagian dari program strategis nasional untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Rapat koordinasi pembangunan Sekolah Rakyat tersebut digelar di Lombok Utara, Senin (3/11/2025). Hadir dalam kesempatan itu Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar, Asisten I Setda KLU Rusdi, ST., sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Tim Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis NTB dari Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, serta perwakilan undangan lainnya.
Menurut penjelasan yang disampaikan dalam rapat, pembangunan Sekolah Rakyat bertujuan menyediakan pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi anak-anak yang tidak memiliki kemampuan ekonomi memadai.
Program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan dan pemberdayaan masyarakat melalui kerja sama lintas kementerian, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Sosial RI.
Di Provinsi NTB, beberapa daerah telah lebih dulu menjadi lokasi rintisan Sekolah Rakyat, antara lain di Lombok Barat, Lombok Timur, dan Sumbawa. Lombok Utara kini menjadi daerah berikutnya yang akan membangun sekolah serupa secara permanen di atas lahan seluas 6,5 hektar di Desa Gumantar.
Bupati Najmul Akhyar menyampaikan harapan agar seluruh pihak yang terlibat dapat menjaga sinergi dan komitmen bersama dalam proses pembangunan.
“Kami berharap kerja sama yang baik terus terjalin, sehingga pembangunan Sekolah Rakyat ini dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran Sekolah Rakyat menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah dalam membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi seluruh kalangan.
“Dengan adanya Sekolah Rakyat, kita berharap tidak ada lagi anak yang tertinggal hanya karena keterbatasan ekonomi keluarga,” kata Najmul.
Pemerintah daerah menargetkan pembangunan fisik sekolah dapat dimulai pada akhir tahun ini. Selain fasilitas ruang belajar, Sekolah Rakyat akan dilengkapi sarana pelatihan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan potensi lokal masyarakat Lombok Utara.(Doel)

Tinggalkan Balasan