Tanjung Pinang, Mediajurnalindonesia.id – Penguatan kelembagaan dan perluasan kontribusi bagi masyarakat menjadi fokus utama Pengurus Wilayah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (PW NWDI) Kepulauan Riau dalam memperkuat gerakan organisasi di daerah. Hal tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada Pengurus Daerah (PD) NWDI Kota Batam, Senin (12/10/2026), di Sekretariat PW NWDI Kepulauan Riau, Kota Tanjungpinang.
SK tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum PW NWDI Kepulauan Riau, H. Aziz Kasim Djou, S.T., kepada Dr. Asbu’i Al Fauzan, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua Umum PD NWDI Kota Batam. Prosesi penyerahan turut didampingi Sekretaris Umum PW NWDI Kepulauan Riau, Majdudin Maazi.
Penyerahan SK ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong kepengurusan di tingkat daerah agar semakin aktif menjalankan peran strategis dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan.
Dalam arahannya, H. Aziz Kasim Djou menekankan bahwa keberlangsungan dan kemajuan NWDI di Kepulauan Riau memerlukan kebersamaan, koordinasi, serta komitmen seluruh pengurus untuk menghidupkan organisasi melalui kerja nyata.
Ia mengajak PD NWDI Kota Batam untuk memperluas jangkauan perjuangan NWDI di Tanah Melayu, memperkokoh madrasah-madrasah NWDI, dan menjadikan organisasi sebagai bagian dari solusi atas kebutuhan masyarakat.
Menurut arahannya, organisasi keagamaan harus mampu hadir melampaui kegiatan seremonial. Eksistensi organisasi perlu diwujudkan melalui program yang berkesinambungan, penguatan lembaga pendidikan, serta kegiatan sosial yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.
Sebagai tindak lanjut dari penyerahan SK tersebut, PD NWDI Kota Batam diharapkan segera memperkuat komunikasi dan silaturahmi dengan berbagai unsur pemerintahan maupun lembaga keagamaan di Kota Batam.
Sejumlah institusi yang menjadi sasaran koordinasi antara lain Pemerintah Kota Batam, Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Kementerian Agama, serta unsur terkait lainnya.
Langkah ini dinilai penting untuk membangun hubungan kelembagaan yang baik, memperluas jaringan kemitraan, dan menciptakan peluang kerja sama yang produktif dalam berbagai bidang pengabdian.
Melalui kolaborasi yang terbuka dan konstruktif, NWDI diharapkan dapat mengambil peran dalam mendukung pembangunan daerah, memperkuat kehidupan keagamaan, serta mendorong tumbuhnya kepedulian sosial di tengah masyarakat Kota Batam.
Selain penguatan hubungan kelembagaan, perhatian terhadap madrasah-madrasah NWDI juga menjadi pesan penting dalam arahan Ketua Umum PW NWDI Kepulauan Riau.
Madrasah merupakan bagian penting dari perjuangan NWDI dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membentuk karakter generasi muda, serta menanamkan nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia.
Karena itu, penguatan organisasi perlu berjalan beriringan dengan perhatian terhadap keberlangsungan lembaga pendidikan, kualitas pembelajaran, dan pembinaan generasi penerus.
Bagi NWDI, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari luasnya jaringan kepengurusan, tetapi juga dari kemampuannya menjaga tradisi pendidikan, menjawab tantangan zaman, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Dengan diterimanya SK kepengurusan, PD NWDI Kota Batam diharapkan segera memantapkan langkah organisasi melalui konsolidasi internal, penyusunan program kerja, dan penguatan hubungan dengan berbagai pihak.
Amanah kepemimpinan yang diberikan kepada Dr. Asbu’i Al Fauzan menjadi momentum untuk memperkuat soliditas pengurus sekaligus menerjemahkan visi perjuangan NWDI ke dalam program-program yang nyata dan berkelanjutan.
Di tengah dinamika perkembangan Kota Batam, NWDI memiliki ruang untuk terus berkontribusi melalui pendidikan, dakwah, pembinaan umat, dan kegiatan sosial yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat.
Semangat kebersamaan yang ditekankan PW NWDI Kepulauan Riau diharapkan menjadi fondasi bagi PD NWDI Kota Batam untuk tumbuh sebagai organisasi yang aktif, terbuka terhadap kolaborasi, serta konsisten menjalankan misi pengabdian.
Menghidupkan organisasi berarti menggerakkan pengabdian. Memperkuat madrasah berarti menyiapkan masa depan. Dan membangun sinergi berarti memperluas jalan menuju kemaslahatan umat.(Ramli Mji)

Tinggalkan Balasan