Lombok Utara, Mediajurnalindonesia.id – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sudirsah Sujanto, menerima audiensi Panitia Pemekaran Desa Persiapan Pemaru, Minggu (4/10/2026). Pertemuan tersebut membahas persiapan penyambutan penjabat (Plt) kepala desa persiapan yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Oktober 2026.
Rombongan panitia dipimpin Ketua Panitia Pemekaran Desa Persiapan Pemaru, Giri Putra, didampingi Sekretaris Panitia Murdi, Romo Setiawan, serta sejumlah kepala dusun dari wilayah Desa Persiapan Pemaru.
Dalam audiensi tersebut, Giri Putra menyampaikan bahwa panitia tengah mempersiapkan acara penyambutan Plt Kepala Desa Persiapan Pemaru. Acara tersebut direncanakan berlangsung meriah sebagai bentuk antusiasme masyarakat menyambut terbentuknya desa persiapan tersebut.
“Kami berharap dukungan dari Bapak Sudirsah agar acara penyambutan ini dapat berjalan lancar,” ujar Giri dalam audiensi tersebut.
Menurut Giri, antusiasme masyarakat cukup tinggi karena pembentukan Desa Persiapan Pemaru dinilai menjadi momentum penting bagi warga. Ia menyebut sekitar 95 persen penduduk desa persiapan tersebut beragama Buddha.
Kondisi itu, kata dia, menjadikan Desa Persiapan Pemaru sebagai satu-satunya desa persiapan dengan mayoritas penduduk beragama Buddha di Kabupaten Lombok Utara.
Giri berharap dukungan dari Sudirsah dapat membantu kelancaran rangkaian kegiatan penyambutan Plt Kepala Desa Persiapan Pemaru.
Sudirsah Sujanto diketahui merupakan putra daerah yang berasal dari wilayah Desa Persiapan Pemaru. Kehadiran dan dukungannya diharapkan dapat memperkuat persiapan masyarakat dalam menyambut proses awal pemerintah desa persiapan tersebut.
Selain membahas penyambutan plt kepala desa, audiensi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen masyarakat dalam mendorong Desa Persiapan Pemaru menjadi desa definitif.
Sudirsah mengatakan, proses menuju terbentuknya Desa Pemaru sebagai desa definitif harus didukung seluruh elemen masyarakat. Menurut dia, kebersamaan dan konsolidasi sumber daya menjadi kunci agar berbagai persyaratan pemekaran dapat dipenuhi.
“Kuncinya satu, seluruh elemen masyarakat harus kompak dan bersatu. Desa pemekaran definitif dapat terwujud apabila semua elemen bahu-membahu mempersiapkan segala kebutuhan yang dipersyaratkan,” kata Sudirsah.
Ia menyebut sejumlah kebutuhan perlu dipersiapkan secara matang. Di antaranya pemenuhan fasilitas pemerintahan, pembangunan kantor desa permanen, kesiapan sumber daya manusia (SDM), serta penguatan potensi pendapatan asli desa (PADes).
Menurut Sudirsah, pembangunan sarana dan prasarana pemerintahan desa membutuhkan dukungan bersama. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya menunggu dukungan pemerintah, tetapi juga ikut mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing.
Sebagai bentuk komitmen, Sudirsah menyatakan siap memberikan dukungan berupa pemikiran, tenaga, hingga bantuan dana untuk mempercepat pembangunan sarana dan prasarana kantor desa.
“Saya selaku masyarakat asli Desa persiapan Pemaru mendukung penuh segala kegiatan untuk menjadikan desa ini definitif. Kami akan berupaya mengonsolidasikan sumber daya yang ada agar kantor desa permanen bisa segera terwujud,” ujarnya.
Dengan dukungan masyarakat dan kesiapan berbagai perangkat yang dipersyaratkan, proses menuju status Desa Pemaru sebagai desa definitif diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan terarah.(D)

Tinggalkan Balasan