Lombok Utara, Mediajurnalindonesia.id — Pembangunan proyek revitalisasi Alun-Alun Tanjung di Kabupaten Lombok Utara (KLU) menunjukkan kemajuan signifikan. Setelah sempat terkendala masalah hibah lahan eks Koramil, kini proses pengerjaan berjalan lancar dan progres fisiknya telah mencapai 42,21 persen.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) KLU, Rangga Wijaya, mengatakan bahwa pihaknya optimistis proyek strategis daerah ini dapat rampung sesuai target pada Desember mendatang.
“Rencana target rampungnya Desember. Kami sangat optimistis bisa selesai dengan sisa waktu yang ada,” ujar Rangga, Kamis (11/9/2025).
Sebelumnya, progres pembangunan sempat baru mencapai sekitar 30 persen akibat kendala administrasi terkait hibah lahan eks Koramil. Namun, setelah persoalan tersebut terselesaikan, pengerjaan kini berlangsung lebih cepat.
Saat ini, kata Rangga, pengerjaan difokuskan pada beberapa bagian penting, mulai dari pembongkaran bangunan lama eks Koramil, penanaman pohon kurma, pembangunan gapura utama, tangga, hingga planter box taman.
“Pengerjaan dimulai dari pintu masuk alun-alun. Tahun ini merupakan tahap pertama, dan akan dilanjutkan ke tahap dua pada tahun berikutnya,” ujarnya.
Rangga menambahkan, PUPR KLU juga menyiapkan strategi percepatan, antara lain dengan menambah jumlah tenaga kerja dan mengoptimalkan penggunaan alat berat di lapangan.
Menurutnya, Proyek revitalisasi Alun-Alun Tanjung menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Lombok Utara. Selain mempercantik wajah ibu kota kabupaten, pembangunan ini diharapkan dapat menghadirkan ruang publik yang representatif bagi masyarakat.
Selalin itu, Konsep alun-alun ini tidak hanya berfungsi sebagai taman kota, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah menargetkan kawasan ini menjadi ruang terbuka hijau yang tertata rapi sekaligus destinasi rekreasi baru bagi warga maupun wisatawan.
“Dengan wajah baru Alun-Alun Tanjung, kami berharap masyarakat memiliki ruang publik yang nyaman dan menjadi ikon kebanggaan daerah,” kata Rangga.
Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, kawasan alun-alun baru ini akan menjadi salah satu daya tarik utama di jantung Kabupaten Lombok Utara pada awal tahun mendatang.(Doel)

Tinggalkan Balasan