Lombok Barat, Mediajurnalindonesia.id- Upaya meningkatkan pendidikan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Desa Labuan Tereng mendapat momentum baru melalui kegiatan sosialisasi yang digelar oleh Karang Taruna Desa Labuan Tereng, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Acara yang berlangsung pada Minggu, 9 Februari 2025 itu dihadiri oleh Ketua Karang Taruna Labuan Tereng, Kepala Desa setempat, dua narasumber, serta puluhan pemuda dan masyarakat desa.
Ketua Karang Taruna Labuan Tereng, Khairul, dalam sambutannya menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci untuk kehidupan yang lebih baik. Ia mengajak pemuda dan masyarakat untuk tidak ragu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, seperti di perguruan tinggi UIN, UNU, UNW, maupun universitas lainnya di Mataram.
“Pendidikan tidak hanya memberikan manfaat untuk karir, tapi juga akan membanggakan keluarga dan membawa kebanggaan bagi masyarakat. Penting untuk terus menyebarkan informasi ini, terutama kepada mereka yang mungkin menganggap bahwa kuliah adalah sebuah hal yang sulit karena alasan biaya tinggi. Kami di Karang Taruna berkomitmen untuk mendampingi dan memperjuangkan keringanan biaya kuliah, termasuk melalui program beasiswa seperti Bidikmisi,” ujar Khairul.
Ia juga berbagi pengalaman pribadi tentang bagaimana sulitnya mendapatkan informasi tentang kuliah ketika dirinya tamat SMA. Menurutnya, banyak yang salah kaprah menganggap bahwa perguruan tinggi di Mataram, bahkan hanya untuk mendengar namanya saja, adalah sesuatu yang terasa jauh dari jangkauan. Namun, ia menegaskan bahwa persepsi itu harus diubah, dan melalui kegiatan ini, Karang Taruna hadir untuk membuka akses serta memberikan semangat kepada para pemuda yang ingin berkuliah.ucapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Labuan Tereng, Humaidi, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap inisiatif yang digagas oleh Karang Taruna. Dalam sambutannya, Humaidi menegaskan bahwa Pemerintah Desa Labuan Tereng siap memfasilitasi generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Kami memastikan bahwa Pemerintah Desa akan berupaya keras menyediakan akses terhadap beasiswa. Dengan melanjutkan pendidikan, kita dapat meningkatkan taraf hidup, memperkuat SDM desa, dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik,” kata Humaidi.
Humaidi juga mengingatkan bahwa kebutuhan tenaga pendidik di masa depan semakin selektif. Sebagai contoh, jabatan guru kini mensyaratkan pendidikan minimal Strata 1 (S1) serta pelatihan khusus seperti Pendidikan Profesi Guru (PPG). Melalui pendidikan formal, ia menegaskan bahwa para pemuda akan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk bersaing di era modern.
Kepala Desa juga mengungkapkan komitmennya untuk menjalin kerja sama dengan pelaku usaha di Desa Labuan Tereng dan Kecamatan Lembar agar mereka ikut berperan aktif mendukung pendidikan, misalnya melalui penyediaan bantuan beasiswa atau program sosial lainnya.
Acara yang digagas oleh Karang Taruna ini mengusung tema “Pendidikan Pemuda, Investasi untuk Masa Depan Terbaik”, menggambarkan tekad bersama untuk menjadikan pendidikan sebagai pondasi utama pembangunan desa. Walaupun jumlah peserta terbatas karena cuaca kurang bersahabat, para peserta yang hadir diyakini dapat menjadi penggerak utama dalam menyebarluaskan informasi dan inspirasi kepada kerabat dan warga desa lainnya.
Khairul menyampaikan harapannya bahwa kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Tidak hanya memperkenalkan peluang-peluang pendidikan, tetapi juga memotivasi pemuda desa untuk bermimpi besar dan merealisasikan cita-cita mereka.
Kolaborasi antara Karang Taruna dengan Pemerintah Desa Labuan Tereng menjadi bukti nyata bagaimana organisasi lokal dan pemerintah desa dapat berperan aktif dalam memberikan akses dan informasi tentang pendidikan kepada masyarakat. Komitmen bersama ini diharapkan dapat memutus rantai kesenjangan pendidikan dan membuka peluang yang lebih besar untuk generasi muda Labuan Tereng dalam menggapai mimpi mereka.
Dengan pendidikan sebagai investasi utama, Desa Labuan Tereng bergerak menuju masa depan yang lebih cerah, di mana sumber daya manusianya berkualitas tinggi dan mampu bersaing di berbagai bidang. Semoga semangat ini terus berlanjut, menjadikan pendidikan sebagai cahaya terang bagi masyarakat setempat.(Ramli Mji)
