Sumbawa Barat.Mediajurnalindonesia.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumbawa Barat menggelar Rapat Penyebarluasan Data Statistik Sektoral Tahun 2026 di Ruang Rapat Gili Paserang, Lantai III Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh operator data Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola data statistik sektoral.
Rapat dibuka oleh Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kabupaten Sumbawa Barat, Titin Yuliana, S.STP., M.Ec.Dev., didampingi Statistisi Ahli Pertama, Varadila Amalia, S.Stat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumbawa Barat Dedy Damhudy M. Khatim, S.P., M.Si, melalui Kepala Bidang Statistik dan Persandian, Titin Yuliana, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari proses pemeriksaan data statistik sektoral yang telah memasuki tahap penyebarluasan melalui Portal Satu Data Kabupaten Sumbawa Barat.
“Rapat ini merupakan tindak lanjut dari proses pemeriksaan data statistik sektoral yang telah memasuki tahap penyebarluasan melalui Portal Satu Data Kabupaten Sumbawa Barat. Melalui forum ini kami menyampaikan hasil pemeriksaan data sekaligus mengevaluasi kelengkapan dan validitas dataset yang telah dihimpun dari seluruh perangkat daerah,” ujar Titin Yuliana.
Dalam pemaparannya, Titin menjelaskan berbagai aspek penyelenggaraan statistik sektoral, mulai dari landasan hukum, tahapan penyelenggaraan statistik sektoral, hasil pemeriksaan data tahun 2026, hingga rekapitulasi pengumpulan dan validasi data dari seluruh perangkat daerah. Selain itu, rapat juga membahas tindak lanjut terhadap dataset yang masih belum terpenuhi maupun belum tervalidasi agar dapat segera dilengkapi sesuai standar yang ditetapkan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, dari 431 dataset yang telah dilakukan verifikasi, sebanyak 398 dataset dinyatakan layak untuk dipublikasikan, 26 dataset masih memerlukan perbaikan dan kelengkapan data, sedangkan 7 dataset dihapus karena tidak tersedia atau teridentifikasi sebagai data duplikasi.
Selain peningkatan kualitas data, jumlah dataset yang dipublikasikan melalui Portal Satu Data Kabupaten Sumbawa Barat juga terus menunjukkan tren positif. Hingga tahun 2026, jumlah dataset yang telah dipublikasikan mencapai 386 dataset, meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Titin, capaian tersebut mencerminkan semakin baiknya komitmen perangkat daerah dalam mendukung penyelenggaraan statistik sektoral yang terintegrasi, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia berharap seluruh perangkat daerah terus meningkatkan kualitas pengelolaan data dengan memperhatikan aspek kelengkapan, ketepatan waktu, konsistensi, serta validitas data yang disampaikan.
“Data yang berkualitas merupakan fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan. Karena itu, kami berharap seluruh OPD dapat terus meningkatkan kualitas, kelengkapan, ketepatan waktu, dan validitas data agar penyelenggaraan statistik sektoral mampu mendukung proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan daerah secara lebih efektif,” jelasnya.
Melalui penyelenggaraan statistik sektoral yang semakin baik, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat diharapkan mampu menghadirkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, serta mudah diakses oleh seluruh pemangku kepentingan. Kehadiran Portal Satu Data Kabupaten Sumbawa Barat menjadi salah satu wujud implementasi kebijakan Satu Data Indonesia dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis bukti (evidence-based policy), sehingga setiap kebijakan pembangunan dapat disusun berdasarkan data yang valid dan terpercaya.(*)

Tinggalkan Balasan