Sumbawa Barat.Mediajurnalindonesia.id – Sebanyak 132 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat resmi dilantik dan diambil sumpah/janjinya di Lantai III Gedung Graha Praja Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Rabu (29/7/2026). Prosesi pelantikan dihadiri Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat drh. Hairul, M.M., serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam sambutan yang dibacakan pada kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., menegaskan bahwa pejabat fungsional diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Menurut Bupati, jabatan fungsional merupakan ruang pengabdian yang menuntut keahlian, kompetensi, dan profesionalisme tinggi. Perkembangan karier seorang pejabat fungsional tidak ditentukan oleh lamanya masa kerja, melainkan oleh kemauan untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat kompetensi, serta mengembangkan kualitas keilmuan sesuai bidang tugas masing-masing.
“Terus tingkatkan profesionalisme terhadap keahlian yang dimiliki. BKPSDM harus menyiapkan dan memfasilitasi berbagai pendidikan dan pelatihan untuk mengasah keahlian tersebut,” tegas Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya peran strategis Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dalam mencetak aparatur yang berkualitas. Selain menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan, BKPSDM diharapkan mampu membuka ruang bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk menghasilkan karya, inovasi, serta mengembangkan kompetensi agar semakin dikenal dan memberi manfaat bagi organisasi.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti tantangan regenerasi aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. Dalam beberapa tahun ke depan, banyak pejabat fungsional senior akan memasuki masa purnatugas sehingga dibutuhkan generasi baru ASN yang mampu melanjutkan estafet birokrasi dengan semangat dan budaya kerja yang lebih baik.

Ia berharap para pejabat fungsional yang baru dilantik dapat menjadi “gen baik” bagi birokrasi, yakni menghadirkan budaya kerja yang sehat, adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil, bukan sekadar mengikuti pola kerja yang telah ada.
“Bawa budaya kerja yang baik. Ketika budaya kerja yang baik terbangun, maka hasil kerja pasti akan baik, termasuk dalam menghasilkan keputusan-keputusan yang berkualitas di dalam birokrasi,” pesannya.
Menurutnya, budaya kerja yang profesional hanya dapat dibangun melalui kolaborasi serta ruang diskusi yang terbuka. Setiap ASN harus berani menyampaikan analisis, gagasan, dan masukan konstruktif berdasarkan kompetensi yang dimiliki, sehingga setiap kebijakan dan keputusan organisasi lahir dari pertimbangan yang profesional, bukan semata-mata karena hierarki jabatan.
Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berharap para pejabat fungsional yang baru dilantik mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan birokrasi yang semakin profesional, adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Tidak hanya menjalankan tugas sesuai jabatan yang diemban, mereka juga diharapkan menjadi wajah baru birokrasi Kabupaten Sumbawa Barat yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik.(*)

Tinggalkan Balasan