Mataram, Mediajurnalindonesia.id – Kabupaten Lombok Barat menutup perjuangannya di Pekan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Barat (Porprov NTB) 2026 dengan capaian membanggakan. Kontingen Gumi Patut Patuh Patju sukses mengamankan posisi Juara III pada ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut, sekaligus menegaskan eksistensinya sebagai salah satu kekuatan olahraga di Nusa Tenggara Barat.

Prestasi itu diumumkan dalam seremoni penutupan Porprov NTB 2026 yang berlangsung meriah di Gedung Olahraga (GOR) Turide, Kota Mataram, Sabtu (25/7/2026). Penutupan dihadiri para kepala daerah kabupaten/kota se-NTB, jajaran Forkopimda, Ketua KONI Provinsi NTB, para official, pelatih, hingga ribuan atlet yang telah bertanding selama penyelenggaraan Porprov.

Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan meraih peringkat ketiga merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang para atlet, pelatih, serta seluruh official yang telah mengorbankan tenaga dan waktu demi mengharumkan nama Kabupaten Lombok Barat.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Lombok Barat. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga agar lahir semakin banyak atlet berprestasi yang mampu bersaing, tidak hanya di tingkat provinsi tetapi juga nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Provinsi NTB, Mori Hanapi, secara resmi menetapkan Kota Mataram sebagai juara umum Porprov NTB 2026, disusul Kabupaten Lombok Tengah di posisi kedua, dan Kabupaten Lombok Barat di peringkat ketiga.

Ia menilai penyelenggaraan Porprov tahun ini berlangsung semakin kompetitif dengan kualitas pertandingan yang terus meningkat. Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi indikator positif bagi pembinaan olahraga di NTB, terlebih provinsi ini tengah mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Ketua KONI Kabupaten Lombok Barat, Abu Bakar Abdullah, turut memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa sepanjang kompetisi. Ia berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas latihan dan mempertahankan semangat juang pada berbagai kejuaraan berikutnya.

“Juara III ini bukanlah akhir, melainkan pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Kami akan terus memperkuat pembinaan atlet agar Lombok Barat mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi olahraga NTB dan Indonesia,” tegasnya.

Keberhasilan Lombok Barat finis di posisi tiga besar menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di daerah mulai menunjukkan hasil yang positif. Dengan semangat kebersamaan antara pemerintah, KONI, pelatih, dan para atlet, prestasi tersebut diharapkan menjadi modal penting dalam menatap berbagai agenda olahraga mendatang, termasuk menyukseskan NTB sebagai tuan rumah PON 2028.(Ramli Mji)