Lombok Utara, Mediajurnalindonesia.id – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB), Kalingga Rendra Raharja, melakukan kunjungan kerja ke Polres Lombok Utara, Kamis (25/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda menggelar sejumlah agenda yang mencakup kegiatan sosial, penghijauan lingkungan, pemeriksaan fasilitas pelayanan publik, hingga penguatan komitmen integritas personel kepolisian.
Kapolda NTB tiba di Markas Polres Lombok Utara bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTB, Bulawan Widihastuti Kalingga, beserta rombongan. Kedatangan mereka disambut Kapolres Lombok Utara, jajaran pejabat utama Polres, dan pengurus Bhayangkari Cabang Lombok Utara.
Agenda pertama yang menjadi perhatian dalam kunjungan itu adalah penyerahan bantuan sosial kepada purnawirawan Polri, warakawuri, anak yatim, penyandang disabilitas, serta masyarakat kurang mampu. Kegiatan berlangsung di Garasi Barat Mako Polres Lombok Utara dan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lombok Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menegaskan bahwa bantuan sosial merupakan bentuk kepedulian institusi kepolisian terhadap masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan yang selama ini telah terjalin.
“Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian dan kebersamaan. Kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat yang selama ini turut mendukung tugas-tugas kepolisian,” ujarnya.
Usai kegiatan sosial, rombongan melanjutkan agenda penanaman pohon rindang di Lapangan Apel Polres Lombok Utara. Kegiatan yang diikuti Forkopimda itu menjadi simbol kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sekaligus upaya menciptakan kawasan kerja yang lebih hijau dan nyaman.
Menurut Kapolda, penanaman pohon bukan hanya ditujukan untuk kebutuhan saat ini, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.
“Menanam pohon hari ini bukan hanya untuk kebutuhan saat ini, tetapi juga investasi bagi generasi mendatang. Lingkungan yang hijau akan memberi manfaat besar bagi kehidupan masyarakat,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda juga meninjau sejumlah fasilitas pelayanan dan pendukung operasional kepolisian. Fasilitas yang diperiksa antara lain ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), ruang tahanan, ruang penyimpanan barang bukti, hingga gudang logistik tempat penyimpanan senjata api.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana pendukung pelayanan publik dan operasional kepolisian berada dalam kondisi baik serta dikelola sesuai prosedur. Kapolda menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap fasilitas yang memiliki tingkat risiko tinggi.
“Setiap fasilitas harus terjaga dengan baik. Pengelolaan tahanan, barang bukti, maupun senjata api membutuhkan pengawasan yang ketat agar pelaksanaan tugas berjalan aman dan profesional,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan pakta integritas oleh personel Polres Lombok Utara. Pakta tersebut berisi komitmen pencegahan penyalahgunaan narkoba, pelanggaran disiplin, dan pelanggaran kode etik profesi Polri.
Kegiatan itu diikuti pejabat utama Polres, para kapolsek jajaran, bhabinkamtibmas, serta seluruh personel Polres Lombok Utara. Di hadapan peserta, Kapolda menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Saya mengajak seluruh anggota menjaga komitmen, disiplin, dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui kerja yang profesional dan penuh tanggung jawab,” katanya.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Kapolda NTB bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTB dan rombongan meninggalkan Mako Polres Lombok Utara untuk kembali ke Mataram.
Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya Polda NTB memperkuat soliditas internal, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempererat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat di Kabupaten Lombok Utara.(D)

Tinggalkan Balasan