Mataram ,Mediajurnalindonesia.id Jum’at 27 /10/ 2023 Kecelakaan yang menimpa seorang Mahasiswi UIN Mataram bernama Sri Hartati pada kamis , 26/10/2023 ,telah mengundang kesedihan dari segenap keluarga besar UIN Mataram ,termasuk teman , kerabat dan sahabat korban terutama terhadap rekan-rekan korban dalam satu angkatan di Fakultas Ushuluddin studi Agama UINMA.

Korban yang mengenyam pendidikan di Universitas Islam Negeri Mataram dengan jurusan Quran & Tafsir yang sedang duduk di bangku kuliah semester tujuh ini , adalah merupakan Mahasiswi terbaik yang taat , tekun , rajin dan gigih dalam mempelajari ilmu agama islam karena disamping sebagai kewajiban dalam menuntut ilmu juga bertujuan sebagai bekal untuk berdakwah di daerahnya Propinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT ) .
Hal ini juga korban sebelumnya telah mempersiapkan dirinya dengan bekal ilmu agama sebagai Hafizah Al-Quran ( penghapal Al-Quran ) sebanyak 30 Jus , oleh karena cita-citanya yang mulia itu Keluarga Besar UIN Mataram merasa kehilangan Mahasiswi terbaiknya yang akan membawa cahaya Islam didaerahnya.

Sebelum kejadian kecelakaan lalu lintas ini kabarnya korban ( Sri Hartati ) sedang menunggu jadwal pelaksanaan ujian proposal ( skripsinya ) dan pada hari itu juga korban dijadwalkan akan diadakan penarikan Praktik Kerja Lapangan ( PKL ) di Pondok Pesantren Al-Aziziah Kapek Lombok Barat.

Berpulangnya Sri Hartati ke pangkuan Ilahi untuk selama-lamanya pada kamis 26/10/2023 adalah kejadian yang sangat mengejutkan dan sangat singkat karena menurut infomasi yang dihimpun , korban mengalami kecelakaan lalu lintas tabrak lari diwilayah lombok barat ,kota Madya Mataram ( NTB ).

Sementara itu Rektor UINMA , Prof. Dr. H. Masnun Thahir M. Ag atas nama keluarga & Lembaga menyampaikan belasungkawa yang mendalam dan turut berduka cita atas wafatnya salah satu Masisiswinya ( Sri Hartati ) dan atas kejadian itu akan menyerahkan santunan atas nama lembaga kepada keluarganya.

Sebelum melepas keberangkatan jenazah ( Korban Sri Hartati ) untuk diberangkatkan ke kampung halamanya di Reo Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur , Rektor UINMA melakukan Sholat janazah terlebih dahulu dan sempat bertakziah kepada keluarga & masyarakat yang melayat bahwa Ia menyebut betapa mulianya para penuntut ilmu sebab orang yang sedang menuntut ilmu itu pada hakekatnya mereka sedang berjuang di jalan Allah .
,” Wafatnya orang menuntut ilmu itu termasuk jihad fi sabilillah, apalagi dia seorang hafiz 30 juz. ,” Ucap Prof. Masnun Thahir Alumni Pondok Pesantren Uswatun Hasanah cempaka Putih ini .

Untuk biaya memulangkan jenazah Sri Hartati ke Manggarai , NTT ini , berkat kesigapan dan tindakan cepat dari semua pihak ( Kampus ) akhirnya dana dapat terkumpul sebesar Rp.53.000.000 yang berasal dari beberapa sumber/donatur seperti dari rekan-rekan dosen , pejabat FUSA , dan dari Lembaga UINMA itu sendiri , kemudian selanjutnya dana yang terkumpul akan diserahkam ke pihak keluarga korban ( H M ).