Lombok Barat, Mediajurnalindonesia.id- Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Kuripan, Ahmad Ikhwanul Muslim, S.S., M.M., menegaskan komitmen sekolah dalam mencetak lulusan yang berkualitas dan berprestasi. Hal tersebut disampaikannya saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (9/4/2026).
Menurutnya, arah pendidikan di SMPN 3 Kuripan difokuskan pada peningkatan daya saing siswa agar mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik ke SMA, SMK, maupun Madrasah Aliyah sesuai minat masing-masing.
“Kami ingin menciptakan lulusan yang baik dan berprestasi, sehingga ke mana pun mereka melanjutkan pendidikan dapat diterima dengan baik,” ujarnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, pihak sekolah terus meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan melalui berbagai kegiatan seperti workshop dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Selain itu, sekolah juga mengembangkan sejumlah program unggulan yang mampu menarik minat masyarakat.
Salah satu program unggulan yang menjadi ciri khas SMPN 3 Kuripan adalah program Diniyah yang dilaksanakan secara rutin dari Selasa hingga Sabtu. Program ini mencakup pembelajaran keagamaan seperti penguatan tauhid, kitab akhlak, hadits Arbain, Al-Qur’an, hingga pengembangan bahasa Arab.
“Alhamdulillah, program ini mendapat respons positif dari masyarakat dan menjadi salah satu daya tarik utama sekolah,” jelasnya.
Selain itu, sekolah juga terus mengoptimalkan pemanfaatan sarana prasarana yang ada, seperti laboratorium komputer, guna mendukung kegiatan belajar mengajar. Prestasi pun telah diraih, yakni manajemen kinerja terbaik melalui raport pendidikan sekolah di Lombok Barat pada Umumnya dan dikecamatan Kuripan khususnya pada tahun 2024.
Saat ini, SMPN 3 Kuripan juga tengah mempersiapkan diri menghadapi akreditasi yang dijadwalkan berlangsung tahun ini. Berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari pembentukan tim hingga pembagian tugas sesuai komponen penilaian.
“Kami menargetkan dapat mempertahankan nilai akreditasi A seperti yang diraih lima tahun lalu,” ungkapnya.
Dalam upaya meningkatkan jumlah peserta didik, pihak sekolah juga aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan, termasuk menjalin kerja sama dengan pondok pesantren dan tokoh masyarakat setempat.
Namun demikian, Ikhwanul mengakui masih terdapat kendala, terutama pada kondisi sarana dan prasarana sekolah. Beberapa ruang kelas, ruang UKS, laboratorium IPA, serta ruang bimbingan konseling dan mebeler dilaporkan mengalami kerusakan berat dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
“Ada tiga ruang kelas yang kondisinya cukup parah dan sangat membutuhkan perbaikan. Kami sudah beberapa kali mengajukan permohonan, namun belum terealisasi,” ujarnya.
Pihak sekolah berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan dukungan untuk perbaikan fasilitas demi menunjang kenyamanan dan efektivitas proses belajar mengajar.
“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah agar sarana prasarana di SMPN 3 Kuripan dapat segera diperbaiki,” tambahnya.
Dalam momentum Hari Ulang Tahun Kabupaten Lombok Barat ke-68, pihak sekolah juga menyampaikan harapan agar seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat, terus bersinergi dalam membangun daerah, khususnya di bidang pendidikan.
“Dengan kolaborasi dan saling memberikan solusi, kami yakin Lombok Barat akan semakin maju, berkeadilan dan sejahtera dari desa dan tentunya melalu pengkaderan dan pencetakan generasi bangsa tentunya melalui peran pendidikan” tutupnya ( Ramli Mji)

Tinggalkan Balasan