Maluk,Sumbawa Barat.Mediajurnalindonesia.id-
Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sedang memperingati hari jadinya yang ke-22 dengan menggelar karnaval budaya di Komplek Kemutar Telu Center (KTC), Kecamatan Taliwang, pada 15 Oktober 2025. Acara ini menekankan semangat persatuan dan kemajuan daerah, dengan partisipasi aktif dari berbagai komunitas lokal.
Warga Ikatan Keluarga Jawa (IKJ) Guyub Rukun Lestari (GRL) Kecamatan Maluk, sedang mempersiapkan partisipasi mereka dalam karnaval budaya. Mereka mengusung tema “Rumah Layak Huni, Bersih Rumahnya, Maju Kabupatennya”, yang bertujuan mempromosikan lingkungan sehat dan berkelanjutan.
Ketua IKJ, Jumari, menjelaskan bahwa tema ini selaras dengan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati KSB, yaitu “KSB Maju” atau Kartu Sumbawa Barat Maju, yang mendukung pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.
Tema ini relevan dengan isu sosial di wilayah pedesaan, di mana akses terhadap rumah layak huni masih menjadi tantangan. Melalui karnaval, IKJ ingin menunjukkan bagaimana kebersihan dan kerapian rumah tangga dapat berkontribusi pada kemajuan kabupaten secara keseluruhan, sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat.
Keragaman Budaya di Kecamatan malukĀ yang mencerminkan Bhinneka Tunggal Ika (berbeda-beda tetapi satu jua). Berbagai etnis dan budaya hidup berdampingan di sini, menciptakan komunitas yang kaya dan harmonis.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bukit Damai, M. Nur, S.E., menekankan bahwa meskipun beragam, masyarakat desa tetap menjaga kerukunan, kekompakan, dan kehidupan damai melalui pendampingan komunal.
IKJ Kecamatan Maluk, sebagai bagian dari GRL, menjadi contoh nyata bagaimana kelompok etnis Jawa berintegrasi dengan budaya lokal. Partisipasi mereka dalam karnaval ini bertujuan memperkenalkan Kecamatan sebagai model multikultural kepada masyarakat KSB yang lebih luas, mempromosikan toleransi dan gotong royong.(Rozak)

Tinggalkan Balasan