Sulawesi Tengah.mediajurnalindonesia.id – Upaya serius untuk mendongkrak produksi gabah kering di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, terus menunjukkan hasil positif dengan program perluasan lahan persawahan. Proyek cetak sawah yang menantang di lahan rawa dengan kedalaman mencapai 4 meter ini, kini telah mencapai 50% penyelesaian dan diperkirakan akan rampung lebih cepat dari jadwal.(20/11/25)

Menurut laporan dari petugas brigadir pangan Desa Tiu, Kabupaten Tojo Una-Una, hingga hari ini, 3 unit alat berat masih beroperasi secara stabil untuk melakukan penetrasi ke dalam area rawa. Meskipun menghadapi medan yang sulit dan rapatnya vegetasi, pekerjaan terus berjalan lancar. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran MIP, sebuah perusahaan yang memiliki pengalaman luas dan tingkat keahlian tinggi dalam proyek cetak sawah di lahan rawa, baik di daerah lain maupun secara spesifik di Tojo Una-Una.

Ketua Sahabat Awak Media Pertanian Indonesia (SAMPI), JERRY ROGER, menyatakan keyakinannya bahwa proyek ini akan selesai tepat waktu. “Cetak sawah rawa yang dipercayakan kepada MIP, perusahaan yang berpengalaman tingkat tinggi dalam urusan cetak sawah rawa, dapat dipastikan selesai tepat pada waktunya,” ujar Jerry Roger pada 20 November 2025. Pengalaman MIP menjadi faktor krusial yang meminimalkan kesulitan, rintangan, dan kendala, sehingga target penyelesaian dapat tercapai sesuai perencanaan.

Dengan capaian 50% ini dan proyek yang terus berlangsung, diharapkan program perluasan lahan persawahan di Tojo Una-Una akan secara signifikan berkontribusi pada peningkatan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di wilayah tersebut. Ke depannya, diharapkan proyek-proyek serupa akan terus dipercayakan kepada perusahaan-perusahaan yang memang memiliki rekam jejak dan pengalaman terbukti dalam menghadapi tantangan cetak sawah rawa.(Daeng S)