Lombok Barat, Mediajurnalindonesia.id- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik MAN Lombok Barat. Kali ini datang dari dunia olahraga. Salah seorang siswa kelas X, Lutfan Ahsanuttafkier, dipercaya memperkuat Mandalika United untuk berlaga pada Piala Dunia Anak Indonesia 2026 yang akan berlangsung di Bandung, Jawa Barat, pada 3–9 Juli 2026.
Keikutsertaan Lutfan dalam turnamen sepak bola bergengsi tingkat nasional tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MAN Lombok Barat. Prestasi ini tidak hanya menunjukkan kemampuan individu yang dimiliki Lutfan, tetapi juga menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan generasi berprestasi yang unggul, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat menggelar prosesi pelepasan resmi terhadap Lutfan dalam rangkaian apel pembinaan yang dilaksanakan di halaman MAN Lombok Barat, Rabu (1/7/2026).
Prosesi pelepasan dilakukan oleh Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat, H. Muliarta, M.Sos.,dan disaksikan Kepala MAN Lombok Barat, para pengawas madrasah, guru, tenaga kependidikan, serta seluruh pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat.
Suasana apel berlangsung penuh kebanggaan. Lutfan berdiri di hadapan seluruh peserta apel mengenakan jersi Piala Dunia Anak Indonesia. Tepuk tangan meriah mengiringi pengumuman bahwa dirinya akan membawa nama Nusa Tenggara Barat pada ajang nasional tersebut. Momen tersebut menjadi simbol apresiasi sekaligus motivasi bagi seluruh peserta didik agar terus mengembangkan potensi melalui kerja keras, disiplin, dan semangat berprestasi.
Dalam sambutannya, Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat, H. Muliarta menyampaikan apresiasi atas keberhasilan MAN Lombok Barat yang dinilai konsisten membangun budaya prestasi melalui pembinaan yang berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan Lutfan merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan pembinaan madrasah, dukungan keluarga, serta kerja keras peserta didik.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada MAN Lombok Barat yang terus konsisten membina dan mengembangkan potensi peserta didiknya. Hari ini kita menyaksikan salah satu bukti bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang memiliki daya saing tinggi hingga dipercaya tampil pada ajang Piala Dunia Anak Indonesia. Ini adalah kebanggaan bagi madrasah, bagi Kementerian Agama, dan tentu bagi Kabupaten Lombok Barat,” ujarnya.
Muliarta berharap Lutfan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya serta mengharumkan nama madrasah dan daerah.
“Kami mendoakan semoga Lutfan diberikan kesehatan, kekuatan, serta mampu menunjukkan permainan terbaiknya. Jagalah sportivitas, disiplin, dan nama baik madrasah maupun daerah. Harapan kami, minimal mampu menembus tiga besar. Dengan latihan yang sungguh-sungguh dan doa seluruh masyarakat, kami optimistis hasil terbaik dapat diraih.”
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pendidikan di madrasah tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, kepemimpinan, serta mengembangkan potensi peserta didik di berbagai bidang, termasuk olahraga.
Sementara itu, Kepala MAN Lombok Barat, H. Kemas Burhan, S.Pd., M.Pd., mengaku bangga sekaligus terharu ketika mengetahui salah seorang siswanya dipercaya menjadi bagian dari skuad Mandalika United yang akan tampil pada Piala Dunia Anak Indonesia 2026.
Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan prestasi luar biasa yang tidak dimiliki oleh setiap peserta didik.
“Saya terus terang merasa kaget sekaligus sangat bangga ketika mengetahui bahwa salah seorang siswa MAN Lombok Barat dipercaya menjadi bagian dari tim yang akan mengikuti Piala Dunia Anak Indonesia. Ini bukan prestasi biasa. Tidak semua anak memperoleh kesempatan sebesar ini. Kepercayaan tersebut harus disyukuri sekaligus dijadikan motivasi untuk terus berkembang.”
Ia menegaskan bahwa MAN Lombok Barat akan terus memberikan dukungan penuh terhadap seluruh peserta didik yang memiliki bakat di berbagai bidang.
“Kami percaya bahwa setiap anak memiliki potensi yang berbeda-beda. Tugas madrasah adalah menemukan, membimbing, dan mengembangkannya hingga mencapai prestasi terbaik. Karena itu, kami selalu memberikan ruang kepada seluruh siswa untuk berkembang sesuai bakatnya. Hari ini kita melihat hasil dari proses tersebut.”
Kepala MAN Lombok Barat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru, tenaga kependidikan, serta pembina olahraga yang selama ini konsisten mendampingi peserta didik hingga mampu meraih berbagai prestasi.
“Terima kasih kepada seluruh guru yang dengan penuh kesabaran terus mendidik, membimbing, dan memotivasi anak-anak kita. Saya juga memberikan penghargaan kepada pembina futsal dan sepak bola yang selama ini bekerja tanpa mengenal lelah dalam membina kemampuan siswa. Prestasi ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh keluarga besar MAN Lombok Barat.”
Ia turut menyampaikan penghargaan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat beserta jajaran atas perhatian dan dukungan terhadap pengembangan prestasi peserta didik.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat atas inisiasi pelepasan resmi anak kami pada apel pembinaan pagi ini. Perhatian seperti ini menjadi motivasi yang luar biasa bagi peserta didik untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama madrasah.”
Di sisi lain, Pembina Futsal dan Sepak Bola MAN Lombok Barat, Kharyanto HM, S.Pd., mengungkapkan bahwa keberhasilan Lutfan merupakan hasil dari latihan yang panjang, disiplin, dan konsistensi.

Menurutnya, sejak awal Lutfan dikenal sebagai peserta didik yang memiliki semangat belajar tinggi, mudah menerima arahan, serta memiliki mental kompetitif yang baik.
“Lutfan adalah anak yang memiliki disiplin tinggi. Ia rajin mengikuti latihan, memiliki semangat kompetitif yang baik, dan selalu ingin memperbaiki kemampuannya. Sebagai pembina, kami tentu bangga melihat hasil dari proses yang telah dijalani selama ini.”
Kharyanto berharap kesempatan mengikuti Piala Dunia Anak Indonesia menjadi batu loncatan bagi Lutfan untuk mengembangkan karier sepak bolanya ke jenjang yang lebih tinggi.
“Kami berharap Lutfan mampu memanfaatkan kesempatan emas ini sebaik mungkin. Bermainlah dengan penuh percaya diri, junjung tinggi sportivitas, dan tunjukkan bahwa siswa madrasah mampu bersaing dengan siapa pun. Kami semua mendoakan agar ia bersama Mandalika United mampu meraih hasil terbaik.”
Keikutsertaan Lutfan semakin memperkuat citra MAN Lombok Barat sebagai madrasah yang konsisten melahirkan peserta didik berprestasi di berbagai bidang. Dalam beberapa tahun terakhir, MAN Lombok Barat terus mencatatkan berbagai prestasi membanggakan, mulai dari kompetisi akademik, keagamaan, olahraga, seni, hingga kepramukaan di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional.
Budaya pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan menjadi fondasi kuat dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga tangguh, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi.
Kini, seluruh keluarga besar MAN Lombok Barat mengiringi langkah Lutfan dengan doa dan harapan. Perjuangannya di Bandung bukan sekadar mengikuti sebuah turnamen sepak bola, tetapi membawa nama baik madrasah, Kabupaten Lombok Barat, dan Provinsi Nusa Tenggara Barat di panggung nasional.
Kepercayaan yang diberikan kepada Lutfan untuk tampil pada Piala Dunia Anak Indonesia 2026 menjadi bukti bahwa mimpi besar dapat diwujudkan melalui kerja keras, disiplin, doa, serta dukungan dari keluarga, madrasah, dan seluruh masyarakat.(Ramli Mji*)

Tinggalkan Balasan