Mataram, NTB. Mediajurnalindonesia.id- Acara pelantikan dan pengukuhan Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Nusa Tenggara Barat serta Kabupaten/Kota se-NTB untuk periode 2025-2030 berlangsung meriah di Ballroom Islamic Center pada Rabu, 2 Juli 2025. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak yang mendukung pelestarian seni dan budaya lokal, termasuk Gubernur Nusa Tenggara Barat, H. L. Muhammad Iqbal, dan berbagai kepala dinas serta pengurus KSBN dari seluruh NTB.

Puncak acara diwarnai dengan kehadiran Direktur Jenderal KSBN, Ir. Yekti Tri Wahyuni, MM, yang datang bersama pengurus pusat KSBN dan perwakilan dari sepuluh kabupaten/kota di NTB. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi dan komitmen yang kuat dalam melestarikan budaya Indonesia, dengan fokus khusus pada kekayaan budaya yang ada di Nusa Tenggara Barat.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal KSBN, Ir. Yekti Tri Wahyuni, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, seniman, budayawan, dan masyarakat.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya Indonesia, terutama di daerah yang memiliki keragaman budaya seperti NTB. Hanya dengan kerja sama yang solid, kita dapat melestarikan warisan budaya ini untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Gubernur NTB, H. L. Muhammad Iqbal, juga memberikan sambutan hangat yang menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung semua kegiatan KSBN NTB. Dalam pidatonya, beliau menyatakan harapan agar KSBN NTB bisa menjadi motor penggerak dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya.

“Kami berharap kedepannya, keberadaan KSBN bisa menciptakan peluang kolaborasi yang luas antara sektor pariwisata dengan seni dan budaya. Ini adalah langkah penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita,” tutur Iqbal.

Lebih lanjut, Gubernur Iqbal menggarisbawahi peran generasi muda dalam pelestarian budaya.

“Generasi muda adalah kunci untuk melestarikan warisan budaya kita. Selain itu, inovasi dalam mempromosikan budaya NTB di pasar nasional dan internasional sangatlah penting. Kita harus mampu memanfaatkan teknologi dan media sosial untuk menarik perhatian lebih banyak orang terhadap keindahan budaya yang kita miliki,” imbuhnya.

Acara pelantikan ini tidak hanya menjadi momen simbolis, tetapi juga merupakan awal dari serangkaian aktivitas yang diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam pengembangan seni budaya di NTB. Dengan adanya KSBN yang baru dilantik, masyarakat Nusa Tenggara Barat diharapkan bisa lebih aktif berpartisipasi dalam pelestarian dan pengembangan budaya, serta menjadikan NTB sebagai salah satu destinasi pariwisata budaya yang dikenal baik di kancah nasional maupun internasional.

Sebagai penutup, pelantikan KSBN periode 2025-2030 menegaskan komitmen semua pihak untuk melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya Nusa Tenggara Barat. Semoga dengan adanya kerjasama dan inisiatif yang terus berkembang, budaya tanah air dapat terus hidup dan dikenal luas diseluruh dunia. (Ramli Mji)