Lombok Barat, Mediajurnalindonesia.id- Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersama Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) setempat menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus pemantapan persiapan pemberangkatan jamaah haji tahun 2026 di Bencingah Agung, Selasa (14/4/2026).
Sebanyak 840 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Lombok Barat dipastikan siap diberangkatkan menuju Tanah Suci Mekkah. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kemenhaj Lombok Barat, Suparlan, usai memberikan penguatan dan arahan teknis kepada para jamaah.
Dalam arahannya, KemenHaj menjelaskan bahwa seluruh rangkaian persiapan telah mencapai tahap final. Mulai dari jadwal keberangkatan dari rumah, titik kumpul, hingga proses pelepasan telah disusun secara rinci agar berjalan tertib dan tepat waktu.
“Alhamdulillah, hari ini kita lakukan penguatan untuk persiapan final. Seluruh jadwal sudah disusun, termasuk teknis keberangkatan dari rumah hingga ke lokasi pelepasan agar semuanya berjalan lancar,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh perlengkapan jamaah seperti koper dan seragam juga telah didistribusikan secara lengkap kepada para CJH.
Untuk musim haji tahun ini, jamaah asal Lombok Barat akan terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter), yakni:
Kloter 3 (utuh) sebanyak 387 jamaah
Kloter 8 sebanyak 388 jamaah
Kloter 15 sebanyak 65 jamaah
Rombongan pertama yang tergabung dalam Kloter 3 dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 23 April 2026.
Suparlan menyebutkan, persiapan tahun ini jauh lebih matang dibanding tahun-tahun sebelumnya. Bimbingan manasik haji telah diselesaikan jauh sebelum bulan Ramadan, ditambah seluruh proses vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan jamaah juga telah rampung.
“Tahun ini kami mengusung tagline Haji Ramah Lansia. Kami sudah menginventarisasi jamaah berdasarkan kategori risiko kesehatan (risti), baik ringan maupun berat, sehingga layanan prioritas bisa diberikan secara maksimal,” jelasnya.
Layanan tersebut mencakup perhatian khusus bagi jamaah lanjut usia, penyandang disabilitas, serta jamaah perempuan, termasuk penyediaan kursi roda dan pendampingan khusus selama di Tanah Suci.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran pemberangkatan haji tahun ini. Dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk fasilitas, tetapi juga perhatian terhadap kesiapan mental dan spiritual jamaah.

Suparlan pun mengapresiasi peran Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat yang dinilai sangat besar dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji.
“Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati sangat luar biasa. Tidak hanya membangun fisik daerah, tetapi juga membangun mental spiritual masyarakat, termasuk jamaah haji,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) turut hadir dan memberikan arahan langsung kepada para jamaah, khususnya yang akan berangkat pada kloter pertama.
Bupati menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan stamina menjelang keberangkatan, mengingat perjalanan ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima.
“Saya minta jamaah betul-betul menjaga kesehatan karena perjalanan ini panjang. Perbanyak manasik agar persiapan semakin matang,” pesannya.
Ia juga mengingatkan agar jamaah tidak terlalu memaksakan diri dalam menjalankan ibadah sunnah di awal, sehingga tidak kelelahan saat memasuki puncak ibadah haji.
“Jangan sampai terlalu bersemangat mengejar ibadah sunnah di awal, tapi justru kehabisan tenaga saat puncak haji. Ini ibadah yang sangat penting dan tidak bisa diulang sembarangan, jadi fisik harus benar-benar dijaga,” tegasnya.
Pada kegiatan tersebut, Pemerintah Daerah Lombok Barat juga menyerahkan seragam resmi kepada seluruh CJH sebagai bentuk dukungan dan perhatian kepada para tamu Allah.
Selain itu, momentum pemberangkatan haji tahun ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-86 Kabupaten Lombok Barat. Sebanyak 840 jamaah diharapkan turut mendoakan daerah agar semakin maju, mandiri, dan berkeadilan sesuai visi pembangunan daerah.
Dengan persiapan yang telah mencapai 100 persen, para jamaah kini diimbau untuk fokus menjaga kondisi kesehatan dan kesiapan diri menjelang hari keberangkatan yang tinggal menghitung hari.(Ramli Mji)

Tinggalkan Balasan