Lombok Utara, Mediajurnalindonesia.id – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Lombok Utara melalui Bidang Perikanan menjadikan Lomba Kelembagaan Kelompok Nelayan bukan sekadar kompetisi mencari pemenang.
Kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-18 Kabupaten Lombok Utara dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu diarahkan sebagai instrumen untuk mengukur sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan kelompok nelayan.
Sebanyak 14 kelompok nelayan dari seluruh wilayah Kabupaten Lombok Utara mengikuti penilaian yang berlangsung pada 1-6 Juli 2026. Hingga Senin, 6 Juli 2026, proses penilaian lapangan telah rampung. Dewan juri masih melakukan evaluasi sebelum menetapkan para pemenang.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Perikanan DKP3 Kabupaten Lombok Utara, I Putu Hery Suditha, mengatakan penilaian lebih diarahkan sebagai ruang evaluasi dibanding sekadar menentukan juara.
“Penilaian bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi ruang evaluasi dan pembelajaran bersama bagi kelompok nelayan,” kata Hery.
Tim juri menggunakan tujuh indikator penilaian, yakni kinerja usaha, kelembagaan dan kepemimpinan, partisipasi serta gotong royong anggota, inovasi dan kreativitas, administrasi serta pembukuan sederhana, kepedulian sosial dan lingkungan, serta keikutsertaan anggota dalam BPJS Ketenagakerjaan dan koperasi.
Selain melakukan penilaian administratif, tim juga memanfaatkan kunjungan lapangan untuk memetakan persoalan yang masih dihadapi kelompok nelayan. Sejumlah isu mengemuka, mulai dari strategi menghadapi musim paceklik dan angin barat hingga penguatan peran kelompok dalam mendukung Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari pengembangan ekonomi masyarakat pesisir.
Di sisi lain, tim menemukan sejumlah praktik yang dinilai berhasil memperkuat kelembagaan. Beberapa kelompok telah membangun sistem pinjaman melalui kas kelompok, memberikan santunan bagi anak yatim dan lanjut usia, mengelola penyediaan bahan bakar minyak sebagai sumber pendapatan organisasi, hingga memproduksi alat tangkap secara mandiri untuk dipasarkan kepada nelayan lain.
Temuan tersebut menunjukkan fungsi kelompok nelayan mulai bergeser. Kelompok tidak lagi hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi berkembang menjadi lembaga sosial-ekonomi yang memberikan manfaat langsung kepada anggotanya.
Hery menilai kekompakan menjadi keunggulan yang dimiliki hampir seluruh peserta. Namun, menurut dia, kekompakan harus diwujudkan melalui tata kelola organisasi yang baik, tingginya kepercayaan antaranggota, serta kemampuan organisasi menjawab kebutuhan anggotanya.
Meski demikian, DKP3 masih mencatat sejumlah kelemahan yang perlu diperbaiki. Pendampingan terhadap kelompok dinilai harus diperkuat, terutama pada aspek administrasi kelembagaan, disiplin pelaksanaan pertemuan rutin, dan pengembangan materi pembinaan yang tidak hanya terbatas pada teknik penangkapan ikan.
Menurut Hery, pembinaan kelompok nelayan juga perlu menyentuh aspek pendidikan, kesehatan, sosial, budaya, hingga penguatan ekonomi keluarga nelayan agar kelembagaan semakin kokoh.
DKP3 juga menyiapkan gagasan baru untuk penyelenggaraan lomba pada tahun-tahun mendatang. Kelompok yang berhasil menjadi juara selama tiga tahun berturut-turut diusulkan menjadi Juri Kehormatan pada pelaksanaan berikutnya.
Usulan tersebut didasarkan pada keyakinan bahwa nelayan merupakan pihak yang paling memahami dinamika kehidupan di laut. Pengalaman menghadapi cuaca ekstrem, musim paceklik, hingga tekanan ekonomi dinilai menjadi modal penting untuk memberikan penilaian sekaligus membagikan praktik terbaik kepada kelompok lain.
Meski masih menyisakan sejumlah catatan evaluasi, DKP3 menilai antusiasme peserta menjadi sinyal positif. Seluruh kelompok mengikuti proses penilaian dengan kondisi yang apa adanya dan menunjukkan komitmen memperkuat kelembagaan mereka.
Bagi Bidang Perikanan DKP3 Kabupaten Lombok Utara, keberhasilan lomba tidak diukur dari jumlah pemenang yang lahir. Target utamanya adalah semakin banyak kelompok nelayan yang mandiri, memiliki tata kelola organisasi yang sehat, dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya secara berkelanjutan.(D)

Tinggalkan Balasan