Jakarta.mediajurnalindonesia.id-
Lembaga Dakwa Islam Indonesia (LDII) menggelar webinar dengan tema “Pengenalan Jejak Karbon & Cadangan Karbon dalam Upaya Mengatasi Perubahan Iklim.”dalam memperingati hari bumi ke-55, kegiatan bertampat di
Kantor DPP LDII Patal Senayan, sabtu 31 Mei 2025.

Dalam kegiatan webinar tersebut,
Departemen Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LISDAL) DPP LDII bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar secara Daring dan Luring yang diikuti DPW,DPD,PC dan PAC se Indonesia, karena kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen LDII dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam.

Ketua DPP LDII KH.Ir.Chriswanto Santoso, M.Sc membuka dalam kegiatan webinar tersebut, juga memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan warga LDII yang telah mengikuti kegiatan webinar dalam memperingati hari bumi ke-55.

” Lembaga Dakwah Islam Indonesia memiliki 8 program kerja yang menjadi fokus utama dalam kegiatan organisasi dan pengabdian masyarakat. Program- program ini mencakup berbagai bidang, mulai dari kebangsaan dan dakwah hingga teknologi digital dan energi baru terbarukan,” terangnya

KH.Chriswanto mengatakan,bagaimana LDII itu bisa memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara dalam menangani lingkungan bersih dan sehat serta cadangan karbon dalam upaya mengatasi perubahan iklim.”dibeberapa daerah mulai dari tingkat DPP hingga PC dan PAC melakukan penanaman pohon untuk mengurangi gas rumah kaca, khususnya karbon dioksida (CO2).

Sementara itu,Pemateri Webinar tersebut disampaikan oleh Prof.Dr.Ir.Ris Hadi Purwanto, M.Agr Sc, IPU, sebagai Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada menyampaikan apresiasinya kepada LDII organisasi agama yang peduli dengan lingkungan hidup.

” Biasanya organisasi agama itu hanya sebagai dakwa tentang agama,namun LDII satu-satunya organisasi agama yang sangat peduli dengan lingkungan hidup serta memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara melalui 8 programnya, ” ujarnya (Rozak)