Surabaya, Mediajurnalindonesia.id – Melirik 2 tahun pelaksanaannya yang sukses, Ciputra Film Festival (CFF) resmi menjadi program tahunan FIKOM (Fakultas Ilmu Komunikasi dan Bisnis Media)
Universitas Ciputra. Acara ini menjadi projek besar akhir semester yang dikerjakan oleh mahasiswa semester 4 dan 6. Untuk tahun ini bertema Unseen dengan tujuan mengangkat isu-isu dan realitas. Acara ini diikuti 617 film dari dalam maupun luar kampus yang kemudian dikurasi lalu dibagi menjadi tujuh program.
Felicia Audrey Elvina selaku Direktur Operasional 3rd CFF mengatakan CFF kini hadir dengan tema yang tak kalah menarik, yakni Unseen. Tema ini bertujuan mengangkat isu-isu dan realitas yang selama ini tak terlihat melalui berbagai rangkaian acara yang telah dirancang. Masih sama seperti visi awalnya, 3rd CFF Unseen turut menjiwai nilainya untuk menjadi sebuah acara yang mampu mewadahi sineas muda sekaligus menjadi ajang pertama untuk apresiasi karya.
“Acara ini diadakan untuk yang ketiga kalinya dengan tema Unseen dengan tujuan mengangkat isu yang ada dan realita di masyarakat,” kata Felicia Audrey Elvina
“Tahun ini terbanyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yaitu 617 film dengan tujuh kategori. Dari semua film yang masuk ada empat puluh dua film yang lolos kurasi dan akan ditayangkan selama screening CFF,” tambahnya.
Felicia menambahkan tahun ini pencapaian tertinggi jumlahnya dengan submisi film selama 3 tahun berjalannya CFF berada pada tahun ini dengan total submisi 617 film. Dari seluruh karya film tersebut terdapat 40 film yang berhasil lolos melalui tahap kurasi yang kemudian terbagi menjadi 7 program, yakni program kompetisi fiksi, kompetisi dokumenter, 4 program non-kompetisi, serta program open air cinema. Pemutaran program film terpilih pada 3rd CFF tersebut akan dilaksanakan pada 28 – 31 Mei 2024 di Cinema XXI, Ciputra World Mall Surabaya.
Direktur Operasional 3rd CFF menerangkan selain penayangan film di bioskop XXI, 3rd CFF turut menyajikan berbagai rangkaian acara yang berlokasi di V-Walk Atrium Lt. 3, Ciputra World Mall Surabaya, mulai dari interactive games, program layar ramah anak, workshop sinematografi, art exhibition, bazaar, hingga expert session yang menghadirkan nama besar yang tentunya memiliki prestasi ciamik dalam dunia perfilman, diantaranya adalah Wregas Bhanutedja dan Dion Wiyoko.
“Selain pemutaran film juga ada interactive games, program layar ramah anak, workshop sinematografi, art exhibition dan lainnya,” terang Direktur Operasional 3rd CFF.(msa)
