Lombok Utara.Mediajurnalindonesia.id- Setda Kabupaten Lombok Utara melalui Kabag Prokopim menyelenggarakan Diskusi Forum Pewarta dengan tema “Merajut Sinergi Pemda dan Media Dalam Mewujudkan Pemilu Damai” yang berlansung di Taman wisata Desa Pemenang Barat, Kamis (9/11/2023).

Acara tersebut menghadirkan 2 narasumber, yakni Pemred Suara NTB dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat dan diikuti oleh semua media yang ada di Kabupaten Lombok Utara.

Kabag Prokopim L. Gita Bayu lewat sambutannya mengatakan Media mempunyai peran yang penting di dalam mewujudkan pemilu yang damai, pemilu yang berintegritas sehingga menghasilkan pemimpin-pemimpin yang berintegritas pula.

“Oleh karena itu sengaja kami mengambil tema ini supaya pemilihan umum baik legislatif ataupun pemilihan presiden dan wakil presiden khususnya di Kabupaten Lombok Utara terlaksana dengan aman kondusif dan baik,”ujarnya.

“Kami harapkan juga kepada seluruh media dalam menyampaikan informasi kepada Masyarakat khususnya di Kabupaten Lombok Utara dapat memberikan edukasi atau informasi-informasi yang berisi berita positif,”sambungnya.

Sementara Itu PLH Setda Kawit Sasmita dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa pertemuan hari ini merupakan pertemuan yang sangat strategis karena dari pemerintah pusat sampai pemerintah daerah sebentar lagi akan menyelenggarakan gawai yang sangat besar, yaitu pelaksanaan pemilu legislatif maupun Pemilu presiden dan wakil presiden.

“Ini Membutuhkan persiapan yang sangat matang dari pemerintah,”ungkap Kawit yang juga Asisten 3 ini.

Lebih lanjut menurut Kawit, Kesiapan itu membutuhkan Sinergi semua pihak agar proses penyelenggaraan pemilu dapat berjalan dengan baik. Pertama adalah pemerintah siap menyelenggarakan, yang kedua masyarakat sangat penting juga mengetahui pelaksanaan proses demokrasi, ketiga adalah Partai politik juga memiliki peran penting bagaimana mereka bisa membawa para konstituennya menyadari betapa pentingnya proses demokrasi yang akan digelar dan keempat yang lebih penting adalah peran media atau para pewarta.

“Kalau mau pelaksanaan Pemilu di Lombok Utara ini berjalan aman maka amankan pewarta, Insyaallah kalau pewarta ini Aman maka penyelenggaraan pemilu juga aman,”ungkapnya.

Karena persepsi, ide, gagasan dan pikiran para pewarta ini kalau dituangkan dalam bentuk tulisan berita baik cetak maupun streamingnya kemudian sampai kepada masyarakat akan sangat mempengaruhi pikiran-pikiran yang ada di masyarakat.(Doel)