Sumbawa Barat.Mediajurnalindonesia.id – Pemerintah Desa Maluk Kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa Barat melakukan penyemprotan cairan insektisida lewat metode pengasapan atau fogging pada senin,(11/11/24).
Langkah ini dilakukan menyusul adanya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dialami oleh warga di wilayah Desa Maluk. Pelaksanaan fogging yang menyasar lingkungan tempat tinggal warga di wilayah Dusun maluk tengah di
RT 03,04,05 dan 06 melibatkan petugas dari Puskesmas Maluk dan PT.Siloam.
Kepala Desa Maluk Baharuddin, SE mengatakan,yang dapat dilakukan fogging apabila terdapat kasus DBD. Yang paling utama dalam kaitan pencegahan adalah memperhatikan kebersihan dengan melakukan 3M.
Cara sederhana namun efektif dalam mencegah penularan demam berdarah adalah dengan melakukan PSN atau Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan strategi 3M Plus yaitu :
1. Menguras,membersihkan dan menyikat tempat penampungan air seminggu sekali.
2. Menutup rapat tempat penampungan air.
3. Mengubur dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menimbulkan genangan air.
Sedangkan Plusnya adalah menaburkan bubuk Larvasida serta memelihara ikan pemakan jentik nyamuk dalam bak-bak penampungan air yang sulit dibersihkan.
Kasus demam berdarah cenderung meningkat dikarenakan bersamaan dengan musim hujan. Oleh karena itu Kepala Desa Maluk menghimbau dan mengajak kepada warganya agar terus digiatkan melakukan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dengan 3M Plus secara mandiri.
” Pemdes maluk berharap dalam penanganan sampah di Desa Maluk meminta kesadaran dari masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan dilingkungan masing-masing, untuk meminimalisir terjadinya penyakit DBD dan penyakit kulit,” jelasnya (Rozak)
