Lombok Tengah, Mediajurnalindonesia.id – SMP Negeri 1 Praya Tengah terus memperkuat pendidikan karakter siswa melalui pembinaan keagamaan yang dilaksanakan rutin setiap pagi sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Setiap hari, kegiatan keagamaan berlangsung mulai pukul 06.30 Wita hingga 07.45 Wita. Setelah itu, siswa mengikuti proses belajar mengajar sesuai jadwal sekolah.

Meski berstatus sekolah umum, SMPN 1 Praya Tengah menghadirkan nuansa pendidikan Islami melalui berbagai program keagamaan. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain tahfiz Al-Qur’an, tartil, tahsin, tilawah, kajian kitab kuning, kajian fikih, kajian nazam, hingga syarhil Qur’an.

Pembinaan tersebut salah satunya dibimbing oleh Ustazah Desy bersama para pendamping lainnya.

Selain kegiatan rutin, terdapat 16 siswa yang mengikuti program mondok sebagai bagian dari penguatan pembinaan keagamaan di lingkungan sekolah.

Kepala SMPN 1 Praya Tengah, Kasrah, S.Pd.,kepada media, Jum’at (2/10/2026) mengatakan, program tersebut menjadi upaya sekolah untuk memperluas syiar keagamaan sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan di tingkat SMP tidak hanya berfokus pada pembelajaran umum.

Menurut Kasrah, kegiatan ekstrakurikuler di SMPN 1 Praya Tengah juga lebih banyak diarahkan pada bidang keagamaan sebagai bagian dari proses membentuk siswa yang berilmu, berkarakter, dan memiliki dasar spiritual yang kuat.

“Sekolah ingin memperluas syiar keagamaan. Pendidikan di SMP tidak hanya monoton pada pelajaran umum, tetapi juga diperkuat dengan kegiatan keagamaan untuk mendidik dan membentuk insan yang lebih baik,” ujar Kasrah.

Program tersebut sejalan dengan visi SMPN 1 Praya Tengah untuk mewujudkan peserta didik yang beriman, bertakwa, berprestasi, dan berakhlak mulia.

Melalui perpaduan pendidikan umum dan pembinaan keagamaan, sekolah berharap para siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang memiliki keimanan, kedisiplinan, serta akhlak yang baik.(Ftr)