
Mataram, Mediajurnalindonesia.id – Mahasiswa Program Studi Ilmu Sosiologi Universitas Mataram (Unram) melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di lingkungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram selama satu bulan, mulai 5 Januari hingga 3 Februari 2026.
Kegiatan tersebut difokuskan pada upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui program deteksi dini dan penyuluhan kepada masyarakat.
Pelaksanaan PKL itu dilakukan di bawah arahan pembimbing lapangan dari BNN Kota Mataram. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai program edukasi dan sosialisasi bahaya narkotika di sejumlah sekolah, instansi TNI AU, serta beberapa kantor pemerintahan di Kota Mataram.
Dalam kegiatan penyuluhan, mahasiswa berperan sebagai bagian dari tim edukasi yang memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai risiko dan dampak penyalahgunaan narkotika, baik dari sisi kesehatan, sosial, maupun hukum.
Metode penyuluhan dilakukan melalui penyampaian materi secara langsung, diskusi interaktif, serta penggunaan media edukatif guna meningkatkan pemahaman peserta. Materi yang diberikan juga disesuaikan dengan karakteristik audiens agar dapat diterima secara efektif oleh pelajar maupun aparatur instansi pemerintahan.
Selain terlibat dalam kegiatan penyuluhan, mahasiswa juga mengikuti program deteksi dini yang menjadi bagian dari upaya preventif BNN Kota Mataram dalam menekan penyalahgunaan narkotika di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).
Seluruh rangkaian kegiatan selama PKL didokumentasikan dalam bentuk foto, video, dan laporan kegiatan harian. Dokumentasi tersebut nantinya akan dilampirkan dalam laporan akhir sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus bukti pelaksanaan program.
Kegiatan PKL ini dinilai tidak hanya memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam memahami penanganan persoalan sosial terkait narkotika, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung program BNN Kota Mataram menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
Melalui keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan edukasi tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika semakin meningkat sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara lebih luas dan berkelanjutan.(Red)

Tinggalkan Balasan