Lombok Barat, Mediajurnalindonesia.id– Warga Dusun Tegal, Desa Jagaraga, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dasar sungai tepat di bawah jembatan setempat, Kamis (18/12/2025) pagi. Di lokasi kejadian, turut ditemukan satu unit sepeda motor yang diduga milik korban.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang tengah beraktivitas pagi sekitar pukul 06.00 WITA. Ketua RT setempat, Zulhadi, mengatakan informasi awal ia terima dari keponakannya saat dirinya sedang menunaikan ibadah salat.
“Warga yang jalan pagi melihat ada orang jatuh di bawah jembatan. Saya langsung ke lokasi dan melihat korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Setelah itu kami segera melapor ke Kepala Dusun dan pihak kepolisian,” ujar Zulhadi kepada wartawan.
Menurut Zulhadi, posisi korban berada di area sungai yang cukup sulit dijangkau. Ia juga menyebutkan bahwa pada malam sebelumnya tidak ada warga yang mendengar suara benturan ataupun tanda-tanda kecelakaan di sekitar lokasi jembatan.
Kapolsek Kuripan, Ipda I Wayan Eka Ariyana, S.H., membenarkan peristiwa tersebut dan mengonfirmasi identitas korban setelah pihak keluarga mendatangi puskesmas tempat jenazah dievakuasi.
“Identitas korban sudah dipastikan. Korban bernama Muhammad Gilang Sulaiman, berusia sekitar 27 tahun, warga Ubung, Kabupaten Lombok Tengah,” jelas Ipda I Wayan Eka saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, pihak Polsek Kuripan bersama Tim Identifikasi (Inafis) dan Unit Laka Lantas Polres Lombok Barat telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat ditemukan, sepeda motor korban dengan nomor polisi wilayah Lombok Tengah juga berada di lokasi kejadian.
Terkait penyebab pasti kematian korban, pihak kepolisian menyatakan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami belum dapat memastikan apakah ini merupakan kecelakaan tunggal atau terdapat faktor lain. Jenazah telah dievakuasi ke puskesmas untuk dilakukan visum guna kepentingan penyelidikan,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, lokasi penemuan masih dipadati warga. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil resmi olah TKP diumumkan oleh Polres Lombok Barat.(Ramli Mji)

Tinggalkan Balasan