Lombok Barat, Mediajurnalindonesia.id– Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, memberikan respons positif terhadap rencana pembenahan sistem pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kebon Kongok sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola lingkungan yang lebih modern, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Komitmen tersebut disampaikan usai Wakil Bupati Lombok Barat didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Barat, M. Busyairi, menghadiri Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program Lingkungan Hidup dalam Pengelolaan Sampah, Pengendalian Pencemaran, dan Kerusakan Lingkungan Hidup yang dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Utama Lantai III Kantor Bank NTB Syariah Pusat, Jalan Udayana, Kota Mataram, Selasa (7/7/2026), turut dihadiri Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama seluruh bupati dan wali kota se-Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Dalam arahannya, Menteri Lingkungan Hidup memaparkan Agenda Aksi Pertobatan Ekologis Nasional, yang menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memulihkan kualitas lingkungan hidup melalui berbagai aksi nyata dan berkelanjutan.

Salah satu fokus utama dalam agenda tersebut adalah penerapan sistem pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, yakni pendekatan yang menitikberatkan pada pengurangan sampah sejak dari sumbernya melalui pemilahan sampah organik dan anorganik, pengolahan sampah organik menjadi kompos, pemanfaatan kembali material yang masih bernilai, serta peningkatan kegiatan daur ulang. Dengan sistem tersebut, hanya sampah residu yang akan dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

“Kalau pengelolaan dimulai dari sumbernya, beban tempat pemrosesan akhir akan jauh berkurang. Pendekatan ekonomi sirkular inilah yang harus kita bangun bersama sesuai karakteristik dan kearifan lokal masing-masing daerah,” ujar Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat.

Menanggapi arahan tersebut, Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, menyatakan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat siap mendukung berbagai kebijakan pemerintah pusat dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan, termasuk rencana pembenahan sistem pengelolaan sampah di TPA Kebon Kongok.

Menurutnya, persoalan sampah tidak dapat lagi diselesaikan hanya dengan pola pengangkutan dan pembuangan semata, tetapi memerlukan perubahan pola pikir seluruh elemen masyarakat agar pengelolaan sampah dimulai dari tingkat rumah tangga melalui budaya memilah, mengurangi, dan mendaur ulang sampah.

“Kami menyambut baik langkah pemerintah pusat untuk membenahi sistem pengelolaan sampah, termasuk di Kebon Kongok. Ini menjadi momentum penting bagi daerah untuk memperkuat sinergi dalam menciptakan pengelolaan sampah yang lebih baik, berwawasan lingkungan, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Wabup UNA.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTB serta Kementerian Lingkungan Hidup guna mengimplementasikan berbagai program strategis di bidang persampahan, pengendalian pencemaran, dan pelestarian lingkungan hidup.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan transformasi sistem pengelolaan sampah di NTB, khususnya di Kabupaten Lombok Barat, dapat berjalan optimal sehingga mampu mengurangi timbulan sampah, meningkatkan kualitas lingkungan, sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan.(Ramli Mji*)