Lombok Barat, Mediajurnalindonesia.id– Di tengah geliat dinamika kepemudaan dan sosial di Indonesia, sebuah inisiatif menarik muncul dari Lombok. Terinspirasi oleh sosok Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, seorang tokoh Nahdlatul Ulama (NU), HK.L.Wiengan, berencana membentuk organisasi baru bernama “Abangnya Bang Gibran” (ABG). Inisiatif ini muncul sebagai bentuk apresiasi terhadap sikap santun dan rendah hati Gibran saat bertemu dengan tokoh agama di Lombok pada Jum’at, 8 Agustus 2025.
Dalam pernyataannya, Wiengan yang juga merupakan Koordinator Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Nusa Tenggara Barat, Ketua Presidium Dewan Sasak Muda Bersatu (DESAK DATU), dan Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) NTB, mengungkapkan kekagumannya terhadap Gibran.
“Jujur, ketika saya bertemu Wakil Presiden RI, Gibran, ternyata seorang anak muda yang menjadi wakil presiden, sikapnya, tata cara, tingkah lakunya sangat santun,” jelasnya.
Salah satu momen yang paling berkesan bagi Wiengan adalah ketika Gibran berinteraction dengan Tuan Guru Haji (TGH) Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin. Menurutnya, tindakan Gibran yang menunjukkan kerendahan hati dan sikap hormat saat berbincang dengan TGH sangat mengesankan. “Seorang jabatan Wakil Presiden RI dengan kerendahan hati menegur sapa orang yang berhadapan dengan TGH, luar biasa. Saya tidak sangka Wakil Presiden RI bersikap seperti itu,” tambahnya.
Melalui pengalaman ini, Wiengan merasa tergerak untuk membentuk organisasi yang dapat menyalurkan semangat kepemimpinan dan kerendahan hati tersebut ke dalam kehidupan generasi muda di Lombok. Ia pun berharap bahwa masyarakat akan mendukung pengembangan organisasi ABG, agar segera dapat dideklarasikan.
“Semangat kerendahan hati dan kepemimpinan santun yang ditunjukkan Gibran harus menjadi inspirasi bagi generasi muda di Lombok. Setelah organisasi ini terbentuk, kami berencana melaporkan langsung keberadaannya kepada Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka,” tutup Wiengan.
Inisiatif ini tidak hanya menunjukkan dampak positif dari seorang pemimpin muda seperti Gibran, tetapi juga harapan untuk membangkitkan kesadaran sosial dan kepemimpinan di antara generasi muda Indonesia, khususnya di wilayah Lombok Barat. Dukungan dan kolaborasi dari masyarakat diharapkan dapat menjadikan organisasi “Abangnya Bang Gibran” sebagai wadah yang efektif dalam menyalurkan nilai-nilai kepemimpinan dan kepedulian sosial yang bermanfaat bagi komunitas.
(Ramli Mji)
