Sumbawa Barat.Mediajurnalindonesia.id- Dalam pagelaran seni budaya sendeka dilao’ 2025,para panitia melakukan persiapan membuat kapal rakit yang di persiapan khusus untuk para pejabat tamu undangan dan para pasangan suku adat yang ada di Desa Labuhan Lalar Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat.
Panitia pelaksana Dedi Damhudi menyampaikan bahwa dalam persiapan pagelaran seni budaya sendeka dilao’ banyak dilakukan berbagai macam kegiatan seperti perlombaan dan juga pembersihan pantai setiap hari, latihan tarian hingga pembuatan kapal rakit yang di khususkan untuk para pejabat dan para pasangan pengantin suku yang ada di Desa Labuhan lalar.
” Di Desa Labuhan lalar Kecamatan Taliwang memiliki 8 suku dan budaya yakni ada Suku Bajo,Suku Bugis,Suku Banjar,Suku Lombok,Suku Sumba,Suku Sumbawa , Suku Mandar dan Suku Makassar.” tutur Dedi jumat (18/7/25).
Dedi Damhudi asal dari suku Mandar, ia menjelaskan bahwa dalam pagelaran seni budaya sendeka dilao’ 2025 memiliki tema “Bersatu Menuju Peradaban yang Humanis ” artinya kita harus maju bagaimana kita memegang prinsip bahwa anak dari 8 suku yang dikenal dengan solidaritasnya dan menjaga kondusifitas desanya serta saling menghargai kepada sesama.
” Ada 2 Kapal rakit tersebut yang di khususkan untuk para pejabat sebagai tamu undangan insyaallah hadir pak Gubernur NTB DR.Lalu Muhammad Iqbal dan pasangan pengantin 8 suku dari Desa Labuhan Lalar,nanti di kawal kapal Boot dari PT Kuri Pear Tanjung Bero.Kemudian diikuti oleh ratusan perahu nelayan dari Desa Labuhan Lalar, ” terangnya
Ia menegaskan, bahwa nanti yang ikut kapal rakit orang yang memakai ID Card dari panitia pelaksana,agar tidak semua orang bisa ikut naik di atas kapal rakit tersebut. Tujuan kita tertibkan seperti itu untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama selaku panitia pelaksana.(Rozak)
