Sumbawa Barat.Mediajurnalindonesia.id – Operasi pencarian terhadap seorang korban yang melompat dari KMP Belida pada Senin, 1 Desember 2025, telah memasuki hari kedua. Apel kesiapan pencarian dilaksanakan pada Rabu, 3 Desember 2025, sekitar pukul 08.00 Wita bertempat di Pelabuhan Poto Tano, Desa Poto Tano, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat. Rabu (3/12/25)

Apel yang dipimpin oleh Kapolsek KPL Tano, IPDA Rino Ansori, S.H., ini melibatkan 27 personil gabungan dari KPL Tano, Polairud, TNI AL, TNI AD, Basarnas, dan Syahbandar. Dalam arahannya, IPDA Rino Ansori, S.H., menekankan pentingnya menjaga keselamatan selama proses pencarian mengingat kondisi cuaca di lokasi yang sering berubah-ubah. Beliau juga menginstruksikan tim untuk memfokuskan pencarian di sekitar Kayangan dan menghimbau para nelayan untuk segera melaporkan jika menemukan korban kepada petugas. Selain itu, pemeriksaan kelengkapan diri dan pembagian tugas juga menjadi poin penting dalam pengarahan tersebut.

Pada pukul 08.20 Wita, Kapolsek KPL Tano, IPDA Rino Ansori, S.H., bersama seluruh personil yang terlibat, memulai operasi pencarian dengan membagi tim menjadi dua. Tim 1, yang dipimpin langsung oleh Kapolsek KPL Tano, menggunakan boat patroli Polairud untuk menyisir area sekitar Pulau Kenawa dan Pulau Panjang. Sementara itu, Tim 2, di bawah pimpinan Danramil Poto Tano, melakukan pencarian di sekitar Kayangan Lombok Timur dengan menggunakan boat milik Basarnas.

KMP Belida sendiri diketahui berlayar dari Pelabuhan Poto Tano menuju Pelabuhan Kayangan pada pukul 07.57 Wita pada hari kejadian. Hingga rilis berita ini diterbitkan, pencarian masih terus berlangsung dengan harapan korban dapat segera ditemukan.(Rozak)