Sumbawa Barat.Mediajurnalindonesia.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumbawa Barat terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan organisasi. Sebanyak 17 wartawan akan dikirim untuk mengikuti Orientasi Keorganisasian dan Keanggotaan (OKK) serta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) lanjutan di Mataram pada 10–12 September 2026.
Dari total peserta tersebut, 11 wartawan akan mengikuti UKW lanjutan, yang terdiri dari delapan peserta jenjang Madya dan tiga peserta jenjang Utama. Sementara peserta lainnya akan mengikuti kegiatan OKK sebagai bagian dari penguatan pemahaman terhadap organisasi dan keanggotaan PWI.
Ketua Umum PWI Sumbawa Barat terpilih, Hardoni Odon, mengatakan keikutsertaan para wartawan dalam OKK dan UKW menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk terus meningkatkan profesionalisme serta kapasitas anggota.
Menurutnya, OKK memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada peserta mengenai organisasi PWI, aturan keanggotaan, kode etik, serta tanggung jawab wartawan dalam menjalankan profesinya.
“Orientasi Keorganisasian dan Keanggotaan atau OKK ini penting untuk memperkuat pemahaman anggota terhadap organisasi. Sementara UKW menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan,” kata Hardoni.
Untuk UKW, seluruh peserta yang diberangkatkan merupakan wartawan yang akan mengikuti proses kenaikan jenjang kompetensi. Delapan wartawan akan mengikuti UKW jenjang Madya, sedangkan tiga wartawan lainnya akan mengikuti UKW jenjang Utama.
Hardoni menjelaskan, UKW tersebut bukan merupakan proses sertifikasi awal, melainkan tahapan lanjutan bagi wartawan yang sebelumnya telah memiliki sertifikasi kompetensi pada jenjang masing-masing.
“UKW yang akan diikuti pada September ini merupakan UKW lanjutan, khususnya untuk kenaikan jenjang kompetensi wartawan. Ini bagian dari komitmen PWI Sumbawa Barat untuk terus meningkatkan kapasitas anggotanya,” ujarnya.
Ia mengatakan, peningkatan kompetensi wartawan harus dilakukan secara berkelanjutan. Wartawan tidak cukup hanya memperoleh sertifikasi pada satu jenjang, tetapi perlu terus meningkatkan kemampuan sesuai perkembangan dan tuntutan profesi jurnalistik.
“Yang ingin kami bangun adalah budaya peningkatan kompetensi secara berkelanjutan. Wartawan tidak cukup hanya memiliki sertifikasi, tetapi juga harus terus meningkatkan kemampuan dan kualitas karya jurnalistiknya,” tegas Hardoni.
Selama lima tahun terakhir, PWI Sumbawa Barat secara konsisten mendorong para pengurus dan anggotanya untuk mengikuti UKW. Sebelumnya, seluruh pengurus PWI Sumbawa Barat yang berjumlah 20 orang telah mengikuti dan tersertifikasi UKW dalam kurun waktu 2021 hingga 2023.
Keberangkatan 17 wartawan untuk mengikuti OKK dan UKW kali ini menjadi kelanjutan dari upaya tersebut, sekaligus menunjukkan komitmen PWI Sumbawa Barat dalam membangun organisasi yang didukung sumber daya manusia wartawan yang profesional dan kompeten.
UKW sendiri menjadi momentum bagi wartawan untuk mengukur kemampuan sekaligus memperkuat penerapan standar kompetensi jurnalistik dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Kenaikan dari jenjang sebelumnya menuju Madya maupun Utama juga menjadi bagian dari proses pengembangan kapasitas wartawan dalam menghadapi tuntutan profesi yang semakin kompleks.
Sementara melalui OKK, peserta diharapkan semakin memahami posisi, fungsi, hak dan kewajiban sebagai anggota organisasi PWI, serta nilai-nilai yang menjadi dasar dalam menjalankan kehidupan berorganisasi dan profesi kewartawanan.
Untuk memastikan kesiapan peserta UKW, PWI Sumbawa Barat juga akan menggelar pembekalan sebelum keberangkatan ke Mataram. Pembekalan akan diberikan oleh wartawan yang telah menyelesaikan UKW utama.
“Kami akan memberikan pembekalan terlebih dahulu sebelum mengikuti UKW di Mataram. Harapannya, seluruh peserta siap dan mampu mengikuti proses kenaikan jenjang dengan baik,” kata Hardoni.
Hardoni berharap seluruh rangkaian kegiatan OKK dan UKW dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas wartawan dan organisasi PWI Sumbawa Barat.
Pada akhirnya, kata dia, peningkatan kompetensi dan pemahaman organisasi harus bermuara pada lahirnya wartawan yang profesional, berintegritas, memahami etika jurnalistik, serta mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
“Ini merupakan bagian dari ikhtiar kami untuk terus meningkatkan kualitas anggota dan organisasi. Harapannya, kompetensi yang dimiliki wartawan PWI Sumbawa Barat akan terus meningkat dan berdampak pada kualitas produk jurnalistik yang disajikan kepada masyarakat,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan