Lombok Tengah. mediajurnalindonesia.id.Kepedulian Pemerintah Desa Marong Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah, terhadap kebersihan lingkungan mendapat apresiasi dari masyarakat.

Berbagai langkah yang dilakukan Kepala Desa Marong Lalu Santiaji dalam menangani persoalan sampah, dinilai membawa dampak positif bagi kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga kebersihan di lingkungan 16 Dusun yang ada di Desa Marong.

Selama ini, persoalan sampah menjadi salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat, terutama seiring dengan meningkatnya aktivitas rumah tangga dan pertumbuhan jumlah penduduk. Namun, di bawah kepemimpinan Kepala Desa Marong Lalu Santiaji, upaya penanganan sampah terus dilakukan.

Salah satu bentuk kepedulian tersebut terlihat dari upaya pemerintah desa dalam menyediakan sarana pendukung tempat pembuangan sampah, dengan mengajak masyarakat bergotong royong membersihkan lingkungan, serta memberikan edukasi mengenai pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Langkah-langkah tersebut mendapat sambutan positif dari warga yang merasakan perubahan nyata terhadap kondisi lingkungan desa.

Tokoh agama Desa Marong Ust Munawir QH, mengaku bangga karena pemerintah Desa Marong tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga menyediakan 5 Are tanah di Dusun Nyampe 2 sebagai lokasi tempat pembuangan sampah, warga yang ada di Desa Marong.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Kepala Desa terhadap masalah sampah. Beliau tidak hanya menyarankan masyarakat menjaga kebersihan, tetapi juga ikut terlibat dalam kegiatan kebersihan. Hal ini membuat warga semakin termotivasi untuk menjaga lingkungan tetap bersih,” ujarnya kepada media, Senin (20/7/2026).

Selain kegiatan gotong royong rutin, pemerintah desa juga terus mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Edukasi mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik dilakukan secara bertahap agar masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan sampah sejak dari rumah.

Program tersebut dinilai mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan adanya partisipasi aktif warga, lingkungan desa menjadi lebih bersih, nyaman, dan sehat.

Secara terpisah Kepala Desa Marong Praya Timur, Lalu Santiaji ketika ditemui media, Senin (20/7/2026) menjelsakan bahwa penanganan sampah merupakan salah satu program prioritas saat terpilihnya menjadi Kepala Desa, karena sampah ini berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.Menurut Kades
keberhasilan program kebersihan tidak akan tercapai tanpa dukungan dan partisipasi seluruh warga.

“Kami Pemrerintah Desa terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, pada tahun 2021 Pemerintah Desa membeli tanah seluas 5 are di Dusun Nyampe 2, sebagai tempat membuang sampah, serta membelikan mobil Carry pick up sebagai sarana untuk mengangkut sampah.Pemerintah desa hanya menjadi penggerak, sedangkan keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesadaran dan kerjasama seluruh masyarakat,” ujarnya.

Kades juga berharap budaya menjaga kebersihan dapat terus ditanamkan kepada generasi muda sehingga menjadi kebiasaan yang berkelanjutan.

Pemerintah desa berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem pengelolaan sampah melalui penyediaan fasilitas yang memadai, kegiatan sosialisasi, serta penguatan semangat gotong royong.

Apresiasi masyarakat terhadap kepedulian Kepala Desa Marong menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang hadir di tengah masyarakat mampu mendorong perubahan positif. Sinergi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga menjadi modal penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.

Dengan semangat kebersamaan, masyarakat berharap berbagai program penanganan sampah yang telah berjalan dapat terus dikembangkan. Harapan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Desa Marong untuk menjadikan kebersihan lingkungan sebagai budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga Desa Marong dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam membangun lingkungan yang asri, sehat, dan berkelanjutan.(Ftr).