Lombok Tengah.mediajurnalindonesia.id|Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Lombok Tengah TGH. Lalu Mala Syar’i L.C.,menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat lintas agama yang telah ikut berpartisipasi dalam menyukseskan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang digelar di Kabupaten Lombok Tengah.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan MTQ tidak hanya menjadi kebanggaan umat Islam semata, tetapi juga merupakan keberhasilan seluruh masyarakat Lombok Tengah yang telah menunjukkan semangat kebersamaan, persaudaraan, dan toleransi dalam mendukung agenda keagamaan tingkat provinsi tersebut.
“FKUB Lombok Tengah memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, pemuda, serta umat dari berbagai agama yang telah menunjukkan dukungan nyata dalam menyukseskan MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi NTB. Ini adalah bukti bahwa semangat kerukunan di Lombok Tengah terus terjaga dengan baik,”ujar Tuan Guru Mala Syar’i ketika ditemui, Kamis (11/6/2026).
Ketua FKUB Loteng menegaskan, keterlibatan berbagai elemen agama dalam menyambut dan meramaikan MTQ menjadi gambaran nyata bahwa nilai toleransi tidak hanya sebatas slogan, melainkan telah diwujudkan dalam kehidupan sosial masyarakat sehari-hari. Kehadiran dan dukungan masyarakat lintas agama dalam berbagai kegiatan pendukung MTQ dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman di Lombok Tengah.
“Kami di Lombok Tengah pemeluk antar ummat beragamanya selalu penuh dengan kedamaian, tidak mudah terprovokasi oleh orang orang yang mengadu domba dan tidak bertanggung jawab, sehingga kami tetap rukun dan selalu berdampingan dalam setiap kegiatan demi terwujudnya Lombok Tengah yang maju dan harmonis,”ujar Tuan Guru Mala.
Menurutnya, MTQ merupakan ajang syiar Islam yang memiliki nilai-nilai universal seperti kedamaian, persaudaraan, kejujuran, dan kebajikan. Nilai-nilai tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun budaya.
“Semangat yang ditunjukkan masyarakat selama pelaksanaan MTQ sangat membanggakan. Kita melihat bagaimana seluruh unsur masyarakat bergandengan tangan, saling membantu dan memberikan dukungan demi kelancaran kegiatan. Ini menunjukkan bahwa kerukunan umat beragama di Lombok Tengah berada dalam kondisi yang sangat baik,” katanya.
Ketua FKUB juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, panitia pelaksana, aparat keamanan, relawan, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan MTQ berlangsung. Kerja sama yang baik antarinstansi dan dukungan masyarakat dinilai menjadi kunci sukses terselenggaranya kegiatan tersebut.
Selain menjadi ajang kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an, MTQ juga memberikan dampak positif bagi daerah, baik dari sisi sosial, budaya maupun ekonomi. Kehadiran peserta, official, dan tamu dari berbagai kabupaten dan kota di NTB turut menggerakkan aktivitas masyarakat dan memperkenalkan potensi daerah kepada para pengunjung.
FKUB Lombok Tengah berharap semangat kebersamaan yang tercermin selama penyelenggaraan MTQ dapat terus dipelihara dan menjadi teladan dalam berbagai kegiatan lainnya. Menurutnya, keberagaman yang dimiliki masyarakat NTB merupakan kekuatan besar yang harus dijaga bersama untuk menciptakan kehidupan yang harmonis, damai, dan sejahtera.
“Kami berharap momentum MTQ ini semakin mempererat hubungan antarumat beragama, memperkuat rasa persaudaraan, serta menumbuhkan kesadaran bahwa keberhasilan pembangunan daerah hanya dapat dicapai melalui kebersamaan dan persatuan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.
Di akhir keterangannya, Ketua FKUB Lombok Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga suasana kondusif, memperkuat dialog dan kerja sama lintas agama, serta menjadikan nilai-nilai toleransi sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat.
“MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi NTB telah memberikan pesan yang sangat kuat bahwa masyarakat Lombok Tengah mampu menjadi contoh dalam merawat kerukunan dan kebersamaan. Semoga semangat ini terus terjaga dan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang,” tutupnya.(Ftr).

Tinggalkan Balasan