Mataram, NTB. Mediajurnalindonesia.id- Gelanggang Olahraga (GOR) Turide di Mataram menjadi arena bersejarah bagi ratusan atlet Taekwondo dalam ajang Champions Gubernur Cup 1, yang merupakan kejuaraan nasional yang resmi terdaftar dalam agenda Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI). Acara ini bukan sekadar kompetisi biasa; ia merupakan langkah strategis untuk menyaring bibit-bibit atlet berkualitas yang akan mewakili NTB dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Ketua Umum Pengprov PBTI NTB, Erwin Sham, menyatakan bahwa kejuaraan ini merupakan hasil dari Rapat Kerja Provinsi yang dilaksanakan pada Desember 2024. Meskipun berstatus grade B, antusiasme yang ditunjukkan oleh para peserta sangat menggembirakan, dengan total sekitar 950 atlet dari 31 unit dojang (tempat latihan) yang tersebar di seluruh NTB. “Alhamdulillah, animo adik-adik kita di NTB ini untuk mengikuti kejuaraan hampir seribu orang, walau tanpa provinsi lain,” ungkap Erwin. Ia menambahkan bahwa ini merupakan bukti nyata bahwa Taekwondo di NTB terus berkembang pesat. 9/8/2025

Kejuaraan ini berlangsung selama tiga hari, dimulai dari tanggal 8 hingga 10 Agustus 2025, dan akan memperebutkan dua kategori juara umum, yaitu prestasi dan prestasi pemula. Dengan hadiah yang ditawarkan cukup menggiurkan, mulai dari Rp. 5 juta untuk juara 1 kategori prestasi dan Rp. 3 juta untuk juara 1 kategori junior, diharapkan dapat memacu semangat para peserta untuk memberikan penampilan terbaik mereka.

Namun, Erwin mengakui adanya tantangan selama penyelenggaraan kejuaraan ini, yakni bentrokan jadwal dengan kompetisi di provinsi tetangga. Hal ini berpotensi mengurangi jumlah peserta dari luar NTB. “Ini mungkin catatan dari kami, agar tidak ada jadwal yang bentrok sehingga grade-nya tidak turun,” ungkapnya, sambil tetap optimis tentang hasil kejuaraan ini yang diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet terbaik yang nanti akan berprestasi di tingkat nasional.

Di sisi lain, kejuaraan ini memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal. Kehadiran ratusan atlet, orang tua, dan keluarga mereka dari berbagai daerah ikut menghidupkan sektor pariwisata dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar GOR Turide. Hal ini tentunya merupakan keuntungan tambahan bagi masyarakat setempat.

Erwin juga mengungkapkan komitmen PBTI NTB untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama dalam hal pelatihan para pelatih dan wasit. “Pelatih kita yang memiliki black belt sudah ratusan lebih. Kami akan terus mengejar agar semakin banyak pelatih yang berkualitas,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa wasit yang bertugas di kejuaraan ini merupakan wasit berlisensi nasional yang baru saja mengikuti pelatihan ulang di Bali, yang menunjukkan dedikasi PBTI NTB dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan dan pembinaan atlet.

Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, PBTI NTB dan seluruh pihak terkait berupaya mencetak atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di pentas nasional, khususnya dalam menghadapi PON 2028. Harapan untuk meraih 3 hingga 5 medali di PON 2028 menjadi target ambisius yang ingin dicapai. Ajang Champions Gubernur Cup 1 bukan hanya sekadar kompetisi; ia merupakan pijakan penting bagi masa depan olahraga Taekwondo di NTB. (Ramli Mji)