Lombok Barat, Mediajurnalindonesia.id- Dalam upaya memperkuat kualitas pendidikan dasar dan menengah secara merata, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggarisbawahi pentingnya branding program unggulan oleh kepala Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dengan penguatan branding program-program unggulan yang ada, diharapkan citra dalam masyarakat dapat meningkat.
Kepala Disdikbud Lobar, Hendra, menekankan betapa pentingnya sosialisasi program-program unggulan yang dimiliki oleh masing-masing sekolah kepada masyarakat.
“Kami ingin agar program unggul yang dimiliki sekolah dapat tersosialisasikan dengan baik kepada masyarakat. Ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sekolah,” ungkap Hendra saat diwawancarai oleh awak media pada 5 Agustus 2025.
Tindakan ini mendapatkan dukungan dari Dr. Syamsuriansyah, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Lombok Barat. Ia menuturkan bahwa inovasi dan adaptasi dari para kepala sekolah terhadap dinamika dunia pendidikan merupakan hal yang sangat krusial.
“Kepala sekolah harus mampu menciptakan branding khas sekolah masing-masing yang dapat menjadi nilai jual di mata masyarakat,” tegas Syamsuriansyah.
Perkembangan dunia pendidikan saat ini memang mengalami banyak perubahan, mulai dari penerapan kurikulum baru hingga transisi yang memudahkan anak dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke SD, serta dari SD menuju SMP. “Kemampuan kepala sekolah dalam menyikapi perubahan kini sangat dibutuhkan agar pendidikan di Lombok Barat dapat terus berkembang,” tambahnya.
Melalui strategi branding yang terencana, diharapkan para kepala sekolah akan lebih siap menghadapi tantangan yang ada dalam dunia pendidikan saat ini. Di tengah persaingan yang semakin ketat dengan sekolah-sekolah di daerah lain, kekuatan branding dapat menjadi alat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan reputasi sekolah di mata masyarakat.
Langkah ini juga merupakan bagian dari komitmen Disdikbud Lobar untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut demi masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus. Dengan demikian, melalui suatu program yang terarah dan terintegrasi, pendidikan di Lombok Barat diharapkan dapat memberi kontribusi positif bagi peningkatan SDM yang berkualitas di Indonesia.
Branding yang kuat dan visibel tidak hanya akan menarik perhatian masyarakat, tetapi juga berpotensi meningkatkan keterlibatan orang tua untuk mendukung program-program yang diadakan oleh sekolah. Ini menciptakan sinergi antara sekolah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih kondusif.
Di era informasi yang serba cepat ini, kekuatan digital juga harus dimanfaatkan, di mana media sosial dan platform online bisa menjadi sarana untuk menyebarluaskan informasi mengenai program-program unggulan. Dengan pendekatan yang komprehensif, pendidikan di Lombok Barat dapat terus berada di jalur yang tepat untuk mencapai tujuan yang lebih tinggi dan menjadi contoh bagi daerah lainnya. (Ramli Mji)
