Sumbawa Barat, Mediajurnalindonesia.id – Kepala Desa Maluk, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Baharuddin, S.E., menjadi salah satu dari 434 kepala desa se-Indonesia yang terpilih mengikuti program Kepala Desa Masuk Kampus (KDMK) Angkatan II, yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI), di Kampus UI Depok, pada 12–17 Juli 2026.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi kepala desa melalui pembelajaran akademik, diseminasi praktik baik, serta penguatan tata kelola pemerintahan desa yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Baharuddin mengatakan, kesempatan mengikuti program tersebut menjadi pengalaman berharga untuk memperluas wawasan sekaligus memperkuat kapasitas kepemimpinan dalam membangun desa.

“Program ini memberikan banyak pengetahuan tentang tata kelola pemerintahan desa yang baik, kepemimpinan yang adaptif, inovasi pelayanan publik, hingga strategi pembangunan berbasis potensi lokal. Ilmu yang kami peroleh akan menjadi bekal untuk terus meningkatkan pelayanan dan pembangunan di Desa Maluk,” ujarnya.

 

Selama mengikuti kegiatan, para peserta mendapatkan materi mengenai tata kelola pemerintahan desa, perencanaan pembangunan, pengelolaan keuangan desa, pemberdayaan masyarakat, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan kepemimpinan yang transparan dan akuntabel.

Menurut Baharuddin, berbagai materi yang diperoleh akan diimplementasikan dalam penyelenggaraan pemerintahan Desa Maluk, terutama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta mendorong lahirnya inovasi desa yang berkelanjutan.

Program Kepala Desa Masuk Kampus juga menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pemerintah desa dalam mencetak pemimpin desa yang memiliki kemampuan manajerial, inovatif, serta mampu menjawab tantangan pembangunan di era digital.

Keikutsertaan Baharuddin dalam program nasional tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Desa Maluk sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Desa Maluk untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur desa demi mewujudkan pemerintahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Dengan bekal ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari Universitas Indonesia, diharapkan berbagai inovasi pembangunan dan pelayanan publik dapat terus dikembangkan guna mendukung terwujudnya Desa Maluk yang maju, mandiri, dan berdaya saing.(zak)